Pemetaan ASN 2026–2027, Pemko Palangka Raya Prioritaskan Layanan Dasar
Palangka Raya-Spektroom : BKPSDM Kota Palangka Raya mulai menyusun kebutuhan aparatur sipil negara untuk periode 2026–2027 dengan fokus pada sektor pelayanan publik yang paling mendesak.
Jumlah ASN kota saat ini 6.050 orang terdiri PNS, PPPK dan PPPK paruh waktu. Pemko mengusulkan melalui 2 jalur, kedinasan dan penerimaan umum, sesuai SE Menpan maka lebih banyak pada sektor pelayanan publik terutama kesehatan selain itu juga dalam rangka peningkatan investasi. Jumlah yang diusulkan tidak terlalu banyak berhubung dengan belanja gaji masih belum memenuhi 30% dari belanja daerah.
Plt Kepala BKPSDM Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, menegaskan bahwa usulan formasi CPNS akan diarahkan ke bidang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Sektor pelayanan dasar menjadi prioritas utama dalam pengusulan formasi tersebut, terutama pada bidang kesehatan dan pendidikan,” katanya, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, kekurangan tenaga di dua sektor ini masih terasa, terutama di fasilitas kesehatan tingkat pertama dan satuan pendidikan dasar hingga menengah.
“Pemenuhan tenaga medis di puskesmas serta guru di sekolah masih menjadi kebutuhan mendesak,” ujarnya.
Selain itu, BKPSDM juga menyoroti pentingnya penguatan tenaga teknis yang menopang layanan administrasi dan pembangunan daerah.
“Langkah ini penting agar usulan yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan dan tidak terjadi penumpukan pegawai di satu unit kerja saja,” jelasnya.
Dia juga menyampaikan, bahwa Walikota berharap agar mengoptimalkan potensi sdm yg ada dengan melakukan pelatihan-pelatihan agar bisa mendukung pencapaian PAD yang direncanakan naik tahun depan.
Pemetaan ini sekaligus mengantisipasi gelombang pensiun dalam dua tahun ke depan, agar tidak terjadi kekosongan jabatan strategis dan proses pelayanan publik tetap berjalan stabil. (Polin.Andi/ndik)