Pemkab Bogor Salurkan 12.000 Liter Air Bersih ke Parung Panjang, Antisipasi Dampak Kemarau

Pemkab Bogor Salurkan 12.000 Liter Air Bersih ke Parung Panjang, Antisipasi Dampak Kemarau
Pemkab Bogor menyalurkan bantuan sir bersih kepada waraga kampung pasir beureum desa Jayabaya parung,Sabtu (25/7/2027) (Foto sie humas Pemkab)

Bogor- Spektroom: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat menangani dampak musim kemarau dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Melalui koordinasi lintas perangkat daerah, sebanyak 12.000 liter air bersih didistribusikan kepada warga di Kampung Pasir Beureum RT 02 RW 04, Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang, pada Sabtu (25/7/2026).

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari langkah antisipatif Pemkab Bogor untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah meningkatnya potensi kekeringan.

Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan bahwa dirinya telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi musim kemarau.

"Langkah yang dilakukan tidak hanya berupa distribusi air bersih ke wilayah terdampak, tetapi juga penguatan sumber-sumber air, pemantauan daerah rawan kekeringan, serta kesiapan menetapkan status tanggap darurat apabila kondisi terus memburuk," ujar Rudy Susmanto.

Rudy menegaskan bahwa penanganan kekeringan harus dilakukan secara menyeluruh. Hal ini penting untuk menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi, khususnya di sektor pertanian dan perikanan yang sangat bergantung pada ketersediaan air.

Oleh karena itu, Pemkab Bogor memilih mengedepankan langkah pencegahan agar dampak musim kemarau dapat diminimalkan sejak dini.

"Menurutnya, lebih baik bersiap sebelum darurat. Itulah prinsip kami dalam mengantisipasi potensi kekeringan di Kabupaten Bogor. Bagi kami, mencegah lebih baik daripada mengatasi. Kami hadir lebih awal dan bekerja lebih cepat untuk melindungi masyarakat Kabupaten Bogor," tegas Rudy.

Pemkab Bogor memastikan distribusi bantuan air bersih akan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Selain itu, pemantauan lapangan terus diperkuat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan selama musim kemarau berlangsung.

"Melalui sinergi seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat sekaligus meminimalkan dampak kekeringan, sehingga aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat tetap berjalan dengan baik," pungkasnya.

Berita terkait

Pemko Batam Alihkan Fokus Pembangunan ke Pemberdayaan Masyarakat dan SDM

Pemko Batam Alihkan Fokus Pembangunan ke Pemberdayaan Masyarakat dan SDM

Batam - Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan komitmennya untuk mengarahkan fokus pembangunan pada peningkatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat, tidak lagi semata-mata bertumpu pada infrastruktur. Langkah ini diambil guna memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendorong kesejahteraan warga secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad,

Desmawati, Heriyoko
Disertasi Nurhasanah: Inovasi Bahan Ajar Tarikh ISMUBA Raih Gelar Doktor di UIJ

Disertasi Nurhasanah: Inovasi Bahan Ajar Tarikh ISMUBA Raih Gelar Doktor di UIJ

Jakarta - Spektroom : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Jakarta (UIJ) kembali melahirkan lulusan terbaiknya. Promovenda Nurhasanah, dengan NPM 5321011, berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul "Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran Tarikh Dalam ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, Bahasa Arab) Di SMA Muhammadiyah 2 Jakarta" dalam sidang promosi doktor

Asmari, Heriyoko
Batam Jadi Percontohan, Pemko Binjai Pelajari Strategi Perlindungan Pekerja Rentan

Batam Jadi Percontohan, Pemko Binjai Pelajari Strategi Perlindungan Pekerja Rentan

Batam - Spektroom ; Program perlindungan pekerja rentan yang sukses dijalankan Pemerintah Kota (Pemko) Batam menarik perhatian berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya Pemko Binjai, Sumatera Utara, yang melakukan studi banding ke Kota Batam untuk mempelajari strategi perencanaan, mekanisme penganggaran, hingga implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut. Rombongan Pemko Binjai yang

Desmawati, Heriyoko