Pemkab Jember Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Kebakaran di Curahkalong

Pemkab Jember Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Kebakaran di Curahkalong
Korban musibah kebakaran Buhsia (67), warga Dusun Sumberklopo, Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. (Foto Budi/Spektroom)

Jember-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyalurkan bantuan sosial kepada korban musibah kebakaran yang menimpa rumah milik Buhsia (67), warga Dusun Sumberklopo, Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari, kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Rabu, (01/04/2026) Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan sekitar pukul 12.30 WIB hingga selesai, bertempat di lokasi kejadian kebakaran di RT 001 RW 033 Dusun Sumberklopo, Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari, kabupaten Jember, Jawa Timur.

Kondisi rumah pasca kebakaran (Foto Budi/Spektroom)

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya lanjutan pemerintah dalam membantu pemulihan kondisi korban yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik beberapa waktu lalu. Dalam kegiatan tersebut, tim dari Dinas Sosial Kabupaten Jember hadir bersama jajaran Kecamatan Bangsalsari serta perangkat Desa Curahkalong. Selain penyerahan bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan koordinasi lintas instansi guna membahas langkah konkret terkait pembangunan kembali rumah korban yang saat ini telah rata dengan tanah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bangsalsari Bambang Erwin Setiyono, Kapolsek Bangsalsari AKP Sugiono, Kasi PMKS Kecamatan Bangsalsari, tim dari Dinsos Jember, perangkat Desa Curahkalong, Koordinator Kecamatan (Korcam) Tagana Bangsalsari, serta Satpol PP Kecamatan Bangsalsari. Bantuan sosial diserahkan secara simbolis kepada Buhsia sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan. Camat Bangsalsari, Bambang Erwin Setiyono, dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmen pemerintah bersama unsur Muspika dan berbagai pihak untuk membantu pembangunan kembali rumah korban agar dapat segera ditempati. “Saya berupaya bersama dengan Muspika dan Pak Kades maupun relawan di sini untuk merenovasi kembali rumah korban, sehingga dapat dipergunakan kembali. Mudah-mudahan, mohon doanya untuk semua,” ungkap Bambang. Rabu (01/04/2026) Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam membantu warga yang tertimpa musibah, terutama bagi korban yang tergolong lansia dan kurang mampu. Sementara itu, pihak Dinas Sosial bersama tim kecamatan dan desa juga menyampaikan akan terus berkoordinasi untuk memastikan adanya tindak lanjut yang berkelanjutan, khususnya dalam proses pembangunan kembali rumah Buhsia agar layak huni. Diketahui, sejak peristiwa kebakaran terjadi, Buhsia untuk sementara waktu tinggal bersama kerabatnya. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat korban merupakan lansia yang hidup seorang diri dengan kondisi ekonomi terbatas. Dengan adanya bantuan sosial serta komitmen pembangunan kembali rumah, diharapkan korban dapat segera kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan layak. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak layak. (budi s)