Pemkab Kuansing Kejar Program Sekolah Garuda, Proposal Masuk Tahap Lanjutan di Pusat
Jakarta – Spektroom
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program strategis nasional.
Atas inisiasi Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, pengajuan program Sekolah Garuda kini memasuki tahap lanjutan di tingkat pusat.
Wakil Bupati Kuansing, Muklisin, mengungkapkan bahwa dirinya mendapat tugas langsung untuk melengkapi proposal sekaligus memantau progres pengajuan ke Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) di Jakarta.
“Ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati. Kami diminta memastikan seluruh persyaratan administrasi dan substansi proposal Sekolah Garuda terpenuhi sesuai ketentuan pemerintah pusat,” ujar Muklisin melalui sambungan telepon, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan, proposal lanjutan tersebut telah diterima oleh Taufikurrahman Ginting selaku Kepala Bagian Rumah Tangga dan Tata Usaha Pimpinan di Kemenristekdikti.
Dalam proses pengajuan ini, Muklisin didampingi Kepala Bappeda Kuansing, Hendra Roza, serta Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Andri Yama.
Muklisin berharap Kuansing dapat memenuhi seluruh kriteria yang disyaratkan sehingga berpeluang masuk sebagai daerah penerima program prioritas tersebut.
“Kita optimistis Kuansing bisa memenuhi kategori yang dipersyaratkan. Ini merupakan upaya kita ‘berburu’ program pusat untuk daerah, khususnya Sekolah Garuda,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada tahap kedua program ini, penentuan lokasi pembangunan akan diputuskan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Pada tahun 2026, direncanakan sebanyak delapan daerah akan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Garuda tahap kedua.
Sementara itu, pada tahap pertama, hanya empat daerah di seluruh Indonesia yang terpilih.
“Karena itu, kita harus memaksimalkan seluruh proses dan persyaratan yang ada agar Kuansing bisa menjadi salah satu daerah penerima program strategis ini,” pungkas Muklisin.