Pemkab Landak Genjot Revitalisasi Sekolah, Ratusan Ruang Kelas Dibangun dan Direhab
Landak - Spektroom – Pemerintah Kabupaten Landak menggelontorkan program besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan dan rehabilitasi sarana-prasarana sekolah di seluruh wilayah. Program yang dipimpin Bupati Karolin Margret Natasa itu menyasar jenjang PAUD, SD, hingga SMP sebagai upaya mempercepat pembangunan sumber daya manusia.
Komitmen tersebut ditegaskan Karolin saat audiensi dengan Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa (14/7/2026). Menurutnya, pembangunan sekolah merupakan investasi jangka panjang agar seluruh anak di Landak memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terkecuali.
"Anak-anak Landak harus mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak. Pendidikan berkualitas tidak boleh hanya dinikmati oleh mereka yang tinggal di pusat kota," ujar Karolin.
Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak menunjukkan jenjang SD menjadi prioritas utama. Pemerintah akan membangun 28 ruang kelas baru, merehabilitasi 76 ruang kelas, membangun 12 perpustakaan, merehabilitasi 44 perpustakaan, serta menyediakan lebih dari seribu set meubel sekolah.
Pemerintah juga meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik melalui pembangunan 24 rumah dinas guru dan rehabilitasi 13 unit rumah dinas, terutama untuk mendukung guru yang bertugas di wilayah terpencil.
Di tingkat SMP, program meliputi pembangunan 11 ruang kelas baru dan rehabilitasi 51 ruang kelas, disertai pembangunan enam laboratorium IPA, delapan ruang UKS, perpustakaan, fasilitas sanitasi, perangkat teknologi informasi, serta sarana pendukung lainnya.
Sementara itu, sektor PAUD mendapat alokasi pembangunan ruang kelas baru, revitalisasi satuan pendidikan, dan pengadaan alat permainan edukatif guna menunjang tumbuh kembang anak usia dini.
Karolin menegaskan pemerataan layanan pendidikan menjadi fokus utama mengingat kondisi geografis Landak yang luas dan masih terdapat wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.
"Tidak boleh ada lagi sekolah yang rusak dan tidak layak digunakan. Negara harus hadir memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan terbaik," tegasnya.
Selain ruang belajar, program juga mencakup perbaikan sanitasi, pembangunan pagar pengaman, dan rabat beton di lingkungan sekolah. Pemkab Landak menargetkan peningkatan kualitas pendidikan berjalan seiring dengan percepatan pembangunan manusia melalui penyediaan fasilitas belajar yang aman, nyaman, dan representatif.