Tiga Hari Jelang Groundbreaking Blok Masela, Pangdam Pattimura Perintahkan Percepatan Helipad Lermatang

Tiga Hari Jelang Groundbreaking Blok Masela, Pangdam Pattimura Perintahkan Percepatan Helipad Lermatang
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P, M.Han. bersama. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Forkopimda tinjau pembangunan landasan helikopter di Desa Lermatang, Selasa (14/7/2026). Foto Pendam XV Pattimura.

Ambon-Spektroom:Menjelang pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Blok Masela yang diperkirakan tinggal tiga hari lagi, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han. memerintahkan percepatan pembangunan landasan helikopter (helipad) di Desa Lermatang, Selasa (14/7/2026).

Percepatan pembangunan dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia yang dijadwalkan menghadiri groundbreaking Blok Masela apabila tidak ada perubahan agenda.

Dalam peninjauan hari kedua di lokasi, Pangdam meminta seluruh personel di lapangan mengerahkan kemampuan maksimal agar pembangunan helipad dapat diselesaikan secepatnya tanpa mengabaikan standar keamanan dan kualitas konstruksi.

"Keberadaan helipad di Desa Lermatang memiliki nilai taktis dan strategis yang sangat tinggi. Ini menjadi akses utama kedatangan Presiden, mempermudah jalur evakuasi medis, serta memastikan kesiapsiagaan operasional TNI mendukung pembangunan daerah," tegas Pangdam.

Menurutnya, selain menjadi titik pendaratan Presiden, helipad juga akan mendukung mobilitas logistik, mempercepat penanganan keadaan darurat, serta menunjang kelancaran operasional Forkopimda di wilayah tersebut.

Pangdam menekankan seluruh prajurit dan pihak terkait agar mengoptimalkan sumber daya yang tersedia demi mempercepat penyelesaian pekerjaan tanpa mengurangi mutu hasil pembangunan.

Saat ini, Pangdam bersama unsur Forkopimda terus melakukan pengecekan kesiapan lokasi beserta sarana dan prasarana pendukung. Seluruh aspek dipastikan siap agar pelaksanaan groundbreaking Blok Masela dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses.

Kodam XV/Pattimura, Forkopimda, serta masyarakat Desa Lermatang juga terus memperkuat sinergi untuk menuntaskan pembangunan fasilitas vital tersebut. Keberadaan helipad diharapkan tidak hanya mendukung agenda kenegaraan, tetapi juga meningkatkan konektivitas wilayah, mempercepat layanan darurat, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.. (EM)

Berita terkait

Perang Sunyi dari Pedalaman Kalimantan: Ketika Rakyat Landak Menumpahkan Darah demi Merah Putih

Perang Sunyi dari Pedalaman Kalimantan: Ketika Rakyat Landak Menumpahkan Darah demi Merah Putih

Oleh: Syafaruddin Daeng Usman Landak - Spektroom : Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 di Jakarta. Namun bagi masyarakat Landak, wilayah pedalaman Kalimantan Barat yang saat itu terisolasi dari pusat informasi, kabar kemerdekaan tidak serta-merta tiba. Ketika berita itu akhirnya sampai, semangat mempertahankan republik yang baru lahir justru menyala

Apolonius Welly, Rafles