Pemkab Madiun Lakukan Evaluasi Kelembagaan Perangkat Daerah

Pemkab Madiun Lakukan Evaluasi  Kelembagaan Perangkat Daerah
Evaluasi kelembagaan perangkat daerah yang diikuti para pimpinan OPD, Kepala Bagian dan dimoderatori Asisten Administrasi Umum, Achmad Romadhon, di Ruang IT Puspem Kabupaten Madiun (ft Kominfo).

Madiun-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Bagian Organisasi Setda melakukan evaluasi kelembagaan perangkat daerah di Ruang IT Puspem Kabupaten Madiun, di Caruban, Senin (4/5/2026). Kegiatan diikuti oleh para pimpinan OPD, para kabag dan para camat sebagai upaya effisiensi APBD TA 2026 dan 2027, sertapembatasan belanja pegawai maksimal 30% pada tahun 2027, juga membahas keterbatasan SDM. Bupati Madiun Hari Wuryanto menyadari evaluasi atau restrukturisasi kelembagaan guna mewujudkan organisasi yang efektif dan efisien, optimalisasi pengelolaan anggaran, penataan dan pemanfaatan SDM secara maksimal, serta penguatan birokrasi untuk peningkatan kualitas pelayanan publik. Semua itu bertujuan untuk menciptakan anggaran yang lebih kuat dan terarah, serta menghindari penyebaran anggaran tepat sasaran. Disamping sebagai arah reformasi birokrasi dengan organisasi ramping namun kuat, SDM yang profesional dan kompeten, anggaran yang tepat sasaran serta tata kelola pemerintahan yang lebih baik. “Kita berpikir, efisiensi itu tidak hanya di sisi dana. Kita melakukan restrukturisasi kelembagaan ini, justru bagaimana kita bisa membuat sebuah inovasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Ramping struktur sehat fungsi-lah,” pinta Bupati Madiun. Dan yang tak kalah pentingnya, lanjut Bupati Madiun, dalam pembahasan restrukturisasi kelembagaan ini jangan sampai menyalahi regulasi yang ada di pemerintahan ini. “Meskipun kita melakukan efisiensi, namun harus tetap sesuai dengan regulasi yang ada,” pesannya. Acara dilanjutkan paparan oleh Kabag Organisasi Setda Kabupaten Madiun, Sri Diana Dewi Kusumaningrum, SH., M.Si selaku ketua Tim Kelembagaan, terkait evaluasi kelembagaan perangkat daerah. Dalam sesi dialog untuk memberikan kesempatan bagi beberapa pimpinan OPD dan Kabag menyampaikan saran dan masukan kepada tim kelembagaan.

Berita terkait