Trending

Pemkab Ponorogo Bentuk Posbankum di Setiap Desa

Pemkab Ponorogo Bentuk Posbankum di Setiap Desa
Ilustrasi : Papan nama Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di suatu Kantor Desa di Ponorogo

Spektroom- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo membentuk pos bantuan hukum (posbankum) di 281 desa dan 26 kelurahan yang ada. Menurut Bagian Hukum Setda Ponorogo, Indra Aji Saputra, dengan telah dibentuknya posbankum di setiap desa itu, masyarakat bisa mendapatkan keadilan secara mudah, cepat, dan tepat. “Di setiap posbankum terdapat tiga paralegal dan seorang peacemaker (juru damai) yang ditunjuk melalui SK (surat keputusan) kepala desa atau lurah. Mereka siap melayani masyarakat yang terjerat kasus hukum", kata Indra Rabu, (19/11/2025) Disebutkan, posbankum memberikan layanan informasi dan konsultasi hukum, bantuan hukum dan advokasi, penyelesaian sengketa melalui mediasi, serta layanan rujukan advokat.

" Posbankum dibentuk berdasarkan surat dari Kementerian Hukum sebagai persiapan penerapan KUHP baru tahun 2026, terutama terkait restorative justice di tingkat desa atau kelurahan,” jelasnya. Indra mengungkapkan, paralegal di posbankum bukan ASN, anggota TNI dan Polri, atau advokat, melainkan perangkat desa atau masyarakat umum yang bekerja di bawah supervisi organisasi bantuan hukum (OBH) terakreditasi. Sedangkan peacemaker adalah kepala desa atau lurah yang akan mendapat pelatihan juru damai.

“Mereka bertugas menyelesaikan persoalan hukum sejak tingkat paling bawah sebelum masuk ke ranah peradilan,” katanya. Para praktisi hukum di posbankum akan menjembatani masyarakat yang membutuhkan pendampingan dan akan menghubungkan ke organisasi bantuan hukum terakredetasi.

“Kementerian Hukum sudah menunjuk LBH Muhammadiyah dan LBH UIN Ponorogo yang membantu penyelesaian persoalan hukum yang tidak selesai di tingkat desa,” kata Indra. Saat ini, pihaknya mengawal pelatihan paralegal dan peacemaker oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN). Setelah mengikuti pelatihan, paralegal mendapatkan prrdikat certified paralegal of legal aid (CPLA) sedangkan kepala desa dan lurah memperoleh predikat Non Litigation Peacemaker (NLP).

Berita terkait

Fraksi PAN-PKB Soroti RAPBD 2027 Sawahlunto: Belanja Pegawai Tembus Rp309,66 Miliar, Belanja Modal 2,8 Persen

Fraksi PAN-PKB Soroti RAPBD 2027 Sawahlunto: Belanja Pegawai Tembus Rp309,66 Miliar, Belanja Modal 2,8 Persen

Sawahlunto–Spekroom: Struktur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Sawahlunto Tahun Anggaran 2027 mendapat sorotan kritis Fraksi PAN-PKB DPRD. Fraksi ini menilai komposisi belanja daerah masih belum ideal karena didominasi belanja pegawai, sementara alokasi pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik relatif kecil. Dalam pandangan umum terhadap Nota Keuangan

Riswan Idris, Bian Pamungkas
42 Jamban Sehat untuk Warga Landak, Dorong Desa Ringgo Lojok Bebas BAB Sembarangan

42 Jamban Sehat untuk Warga Landak, Dorong Desa Ringgo Lojok Bebas BAB Sembarangan

Landak – Spektroom : Upaya mewujudkan lingkungan sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus diperkuat melalui penyediaan fasilitas sanitasi layak. Di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, komitmen tersebut diwujudkan melalui bantuan pembangunan 42 jamban sehat bagi warga Desa Ringgo Lojok, Kecamatan Banyuke Hulu. Bantuan material jamban atau WC tersebut disalurkan PT Tebar Tandan

Apolonius Welly, Bian Pamungkas
TNI dan Rakyat Bersatu, Jembatan Garuda Merah Putih di HST Akhirnya Rampung

TNI dan Rakyat Bersatu, Jembatan Garuda Merah Putih di HST Akhirnya Rampung

Hulu Sungai Tengah-Kalsel–Spektroom : Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Teluk Masjid, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, kini resmi rampung 100 persen. Kehadiran jembatan tersebut menjadi kabar gembira bagi masyarakat karena diharapkan semakin memperlancar akses transportasi dan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Junaidi, Bian Pamungkas