Pemkab Sleman Luncurkan SIPEDULI, Perkuat Pengaduan dan Partisipasi Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan

Pemkab Sleman Luncurkan SIPEDULI, Perkuat Pengaduan dan Partisipasi Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan
Wakil Bupati Sleman Danang Maharja meluncurkan Sistem Informasi Pengaduan Lingkungan Hidup (SIPEDULI) di Kampung Iklim Sangurejo,Rabu(24/6/26),Foto: Fatmawati

SLEMAN – Spektroom
Pemerintah Kabupaten Sleman meluncurkan Sistem Informasi Pengaduan Lingkungan Hidup (SIPEDULI) sebagai inovasi layanan publik yang bertujuan memperkuat pengelolaan lingkungan hidup sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Peluncuran SIPEDULI dilakukan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar di Kampung Iklim Sangurejo, Rabu (24/6/2026).

SIPEDULI hadir sebagai sarana pengaduan yang memungkinkan masyarakat melaporkan berbagai persoalan lingkungan secara cepat, mudah, transparan, terintegrasi, dan terdokumentasi. Melalui sistem ini, pemerintah berharap penanganan masalah lingkungan dapat dilakukan lebih responsif dan akuntabel.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan, keberadaan SIPEDULI tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyampaikan laporan, tetapi juga memperkuat koordinasi internal antar bidang di Dinas Lingkungan Hidup.

“Melalui SIPEDULI, setiap laporan masyarakat dapat ditindak lanjuti secara lebih tepat, terarah, dan akuntabel. Ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang lingkungan hidup,” ujarnya.

Selain menghadirkan sistem pengaduan, Pemkab Sleman juga terus mendorong inovasi pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat. Sejumlah program yang telah dikembangkan antara lain Terpilah Rapi Tambah Nilai Integrasi (TERATAI), Rumah Pilah Sampah (RUMPIAH), dan Kotak Pilah Sampah (KOPIAH).

Menurut Danang, berbagai sarana tersebut telah didistribusikan ke seluruh kapanewon dan perangkat daerah untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat agar terbiasa memilah sampah sejak dari sumbernya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Junaidi, menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan lingkungan hidup tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dukungan dan partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Pengelolaan lingkungan hidup harus menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengapresiasi berbagai kelompok masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian nyata dalam menjaga dan melestarikan lingkungan,” kata Junaidi.

Peluncuran SIPEDULI menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Sleman dalam memperkuat tata kelola lingkungan yang lebih responsif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Berita terkait

Pemkab Pasaman Barat-OJK Bangun Ekosistem Pembiayaan Komoditas Jagung

Pemkab Pasaman Barat-OJK Bangun Ekosistem Pembiayaan Komoditas Jagung

Pasaman Barat–Spektroom : Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat ekosistem pembiayaan komoditas jagung melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang melibatkan pemerintah daerah, perbankan, PNM, Jamkrida, BPJS Ketenagakerjaan, kelompok tani, dan Perum Bulog di Auditorium Kantor

Rafles
Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Bandarlampung - Spektroom: Sejak berdiri pada 23 September 1965, Universitas Lampung (Unila) telah menempuh perjalanan panjang, dari perguruan tinggi yang lahir dari cita-cita masyarakat Lampung, menjadi universitas yang terus memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian, tata kelola, serta kontribusinya di tingkat daerah nasional maupun di internasional. Angka 61, bukan sekedar angka

Anggoro AP
Kepala Dinas Damkar Kota Ambon Ingatkan Bahaya Kebakaran di Kemarau Panjang

Kepala Dinas Damkar Kota Ambon Ingatkan Bahaya Kebakaran di Kemarau Panjang

Ambon-Spektroom: Kepala Dinas Damkar Kota Ambon,Alfredo Hehamahua  ingatkan Bahaya Kebakaran di musim kemarau panjang. Hal itu dikatakan saat terjadi pohon tumbang  di ruas jalan depan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti), Kota Ambon, Selasa (22/9) pagi. Pohon tersebut dilaporkan terbakar bagian dalam batangnya sehingga tumbang. Laporan mengenai kejadian itu

Eva Moenandar, Nurana Diah Dhayanti
ссс