Pemko Padang Pastikan Kenyamanan Bagi 1.089 Jemaah Calon Haji

Pemko Padang Pastikan Kenyamanan Bagi 1.089 Jemaah Calon Haji
Walikota Padang, Fadly Amran di ruang kerjanya menerima kunjungan Kakan Kementerian Haji dan Umroh, Zulfahmi. (Foto: Diskominfo Kota Padang)

Padang-Spektroim : Musim haji telah tiba. Pemerintah Kota Padang memastikan kenyamanan bagi Jemaah Calon Haji (JCH) selama berada di Asrama Haji Embarkasi Padang.

Kepastian itu disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menerima kunjungan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang, Zulfahmi, di Balai Kota Padang, Senin (6/4/2026). Dukungan bagi "Tamu Allah" itu disiapkan agar momen keberangkatan berlangsung tertib, khidmat, serta nyaman.

"Tentunya kita akan fasilitasi jemaah saat akan berangkat ke Tanah Suci," ungkap Wali Kota Fadly Amran didampingi Kasubag Bina Mental dan Keagaamaan Bagian Kesra Setdako, Zul Asfi Lubis.

Sebanyak 1.089 JCH akan berangkat melalui Asrama Haji Embarkasi Padang. Seluruh jemaah terbagi ke dalam enam kloter. Kloter pertama akan masuk asrama pada 23 April mendatang.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang, Zulfahmi, menerangkan bahwa pertemuan dengan Wali Kota Padang telah membahas kesiapan teknis, mulai dari transportasi, konsumsi, hingga fasilitas pendukung jelang masuk embarkasi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Wali Kota terkait persiapan keberangkatan jemaah haji Kota Padang. Kloter pertama akan masuk pada 23 April pukul 06.00 WIB di Asrama Haji, sehingga sebelum subuh seluruh jemaah kloter satu sudah berada di Masjid Nurul Iman," katanya.

Zulfahmi menekankan bahwa pihaknya sangat berteimakasih atas dukungan Pemko Padang dalam memfasilitasi para jemaah.

"Alhamdulillah, Pemerintah Kota Padang membantu penuh fasilitas yang dibutuhkan, mulai dari transportasi menuju embarkasi hingga konsumsi jemaah,” ujarnya.

Zulfahmi memastikan seluruh dokumen jemaah telah rampung dan pembekalan ibadah juga tuntas melalui manasik tingkat kota sejak 8–12 Februari. Kemudian ditambah lagi empat kali manasik tingkat kecamatan dan satu kali tingkat kota yang turut dihadiri Wakil Wali Kota.

Tahun ini, enam kloter jemaah haji Kota Padang akan diberangkatkan dengan fasilitasi penuh Pemko. Kloter I sebanyak 386 jemaah masuk asrama 23 April pukul 06.00 WIB dan berangkat 24 April pukul 00.55 WIB yang rencananya dilepas langsung Wali Kota Padang.

Selanjutnya Kloter VIII berjumlah 383 jemaah dilepas Wakil Wali Kota, Kloter XI sebanyak 4 jemaah dilepas Kabag Kesra, Kloter XII 177 jemaah dilepas Sekda, Kloter XIII 24 jemaah dilepas Kemenag, dan Kloter XIV 115 jemaah dilepas Asisten I.

Seluruh jemaah akan terlebih dahulu berkumpul di Masjid Agung Nurul Iman untuk salat berjamaah sesuai jadwal masing-masing, mulai dari subuh, dzuhur, hingga isya. Beberapa kloter juga disiapkan dukungan lengkap seperti voorijder, marching band, pengamanan dari Satpol PP, pengaturan lalu lintas, ambulans, damkar, area parkir bus, hingga spanduk pelepasan. (RRE/Viqi/Charlie)

Berita terkait

Jaringan Irigasi Di Bali Di Rebahilitasi  Untuk Perkuat Produksi Pangan

Jaringan Irigasi Di Bali Di Rebahilitasi  Untuk Perkuat Produksi Pangan

Jakarta – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian melalui peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi guna mendorong produktivitas pangan di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Bali. Melalui pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk

Nurana Diah Dhayanti
Pemko Sawahlunto Gerak Cepat Tangani Kebakaran di Desa Santur, Bantuan Darurat dan Layanan Administrasi Langsung Disalurkan

Pemko Sawahlunto Gerak Cepat Tangani Kebakaran di Desa Santur, Bantuan Darurat dan Layanan Administrasi Langsung Disalurkan

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga di Desa Santur, Kecamatan Barangin, pada Senin malam. Dua rumah yang terbakar diketahui milik warga bernama Jumiran dan Rahma Geni Saputra. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, tepatnya Selasa pagi (21/4/2026), Wali Kota

Riswan Idris, Buang Supeno