Pemko Padang Resmikan Gedung Perpustakaan Umum, Dorong Peningkatan Literasi Masyarakat
Spektroom - Pemerintah Kota Padang (Pemko) meresmikan Gedung Perpustakaan Umum Kota Padang sebagai upaya mendorong penguatan budaya literasi di tengah masyarakat, Kamis (12/2/2026).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D. bersama Wali Kota Padang Fadly Amran.
Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Jumaidi, Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Leksi Hedrifa, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Heriza Syafani, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, pegiat literasi, serta sejumlah undangan lainnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Heriza Syafani melaporkan bahwa pembangunan gedung bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Perpusnas tahun 2025 sebesar Rp10 miliar dengan nilai kontrak Rp8,7 miliar.
Selain itu, Pemko Padang juga mengalokasikan tambahan dana Rp2,5 miliar melalui APBD guna mendukung kelengkapan fasilitas. Gedung dua lantai yang dirancang inklusif ini dilengkapi ruang anak, mini teater, dan koleksi 33.821 eksemplar buku dengan 13.486 judul. Hingga 2025, angka kunjungan perpustakaan tercatat mencapai sekitar 60 ribu orang.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas dukungan Perpusnas dan semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan. Ia menekankan bahwa keberadaan gedung yang memadai harus diiringi dengan program literasi yang aktif dan berkelanjutan.
"Kita siap mendukung penguatan kegiatan dan anggaran agar minat baca masyarakat serta akreditasi perpustakaan dapat terus ditingkatkan," katanya.
Sementara itu, Kepala Perpusnas RI Prof. E. Aminudin Aziz menegaskan pentingnya optimalisasi kegiatan literasi di perpustakaan daerah, termasuk peningkatan akreditasi agar peluang dukungan program dari pemerintah pusat tetap terbuka. Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai pusat pengembangan budaya baca dan pembinaan generasi kreatif di Kota Padang. (RRE/Taufik/Filsa)