Trending

Pemko Palangka Raya Sampaikan Duka untuk Ketua TSAK Palangka, Dievakuasi dari Lokasi

Pemko Palangka Raya Sampaikan Duka untuk Ketua TSAK Palangka, Dievakuasi dari Lokasi
Walikota Palangka Raya Fairid Naparin didampingi sejumlah pejabat pemko datang melayat ke rumah duka, Kamis sore, 27/8/2026. (Foto: dok MC PRaya)

Palangka Raya-Spektroom : Perhatian Pemerintah Kota Palangka Raya terhadap para relawan yang berada di garis depan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terlihat. Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Akhmad Rizani (54), Ketua sekaligus Koordinator Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Palangka.

Fairid datang melayat ke rumah duka, Kamis (27/8/2026) sore, didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.

Di balik kabar duka tersebut, terselip kisah tentang dedikasi seorang relawan. Berdasarkan informasi yang diterima Pemko dari keluarga dan rekan-rekannya, sebelum menjalani perawatan di Rumah Sakit Betang Pambelum, kondisi kesehatan Akhmad Rizani sebenarnya sedang kurang baik.

Namun, ketika mendapat laporan dari anggota TSAK bahwa pemadaman karhutla di kawasan Petuk Katimpun telah selesai, ia tetap menuju lokasi. Bukan untuk kembali berjibaku memadamkan api, melainkan memastikan kondisi pascapemadaman dan mengecek apakah masih terdapat titik api yang berpotensi muncul kembali.

Saat berada di sekitar lokasi, kondisi kesehatannya tiba-tiba menurun. Ia kemudian segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan.

“Almarhum memiliki riwayat hipertensi. Berdasarkan keterangan keluarga, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab meninggalnya almarhum setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit,” kata Fairid.

Menurut Fairid, kondisi kesehatan yang kurang prima, ditambah cuaca panas, kabut asap dan faktor lainnya, diduga membuat kondisi almarhum semakin menurun ketika berada di lapangan.

“Informasi yang kami terima, sebelum berangkat ke lokasi kondisi almarhum memang kurang sehat. Kemungkinan kondisi tersebut ditambah cuaca panas, kabut asap, dan faktor lainnya menyebabkan beliau tiba-tiba drop sehingga langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya.

Fairid mengenang Akhmad Rizani sebagai sosok yang memiliki kepedulian dan dedikasi tinggi dalam membantu penanganan karhutla di Kota Palangka Raya.

“Dedikasi, perhatian, dan semangat beliau terhadap penanganan kebakaran lahan dan karhutla sangat luar biasa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran atas musibah ini,” katanya.

Bagi Pemko Palangka Raya, kepergian Akhmad Rizani juga menjadi pengingat bahwa penanganan karhutla memiliki risiko besar bagi mereka yang berada di lapangan. Para relawan tidak hanya berhadapan dengan api, tetapi juga panas, asap dan kondisi medan yang berat.

Karena itu, Fairid mengajak masyarakat ikut menjaga dan mengawasi lingkungan masing-masing agar kebakaran lahan tidak kembali terjadi.

“Ketika kebakaran lahan terjadi, masyarakat turut terdampak karena menghirup kabut asap. Sementara para petugas dan relawan di lapangan terus berjibaku menghadapi api dengan risiko yang sangat besar. Karena itu, mari bersama-sama menjaga agar kebakaran lahan tidak kembali terjadi,” tegasnya.

Berdasarkan data BPBD Kota Palangka Raya, sepanjang 1 Juni hingga 24 Agustus 2026 tercatat 336 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 428,46 hektare.

Jekan Raya menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, yakni 229 kejadian, disusul Sebangau 72 kejadian, Pahandut 25 kejadian dan Bukit Batu delapan kejadian. Kecamatan Rakumpit tercatat nihil kejadian. (Polin-Usep/ndk)

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles