Trending

Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi dengan RSPI Sulianti Saroso

Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi dengan RSPI Sulianti Saroso
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (ke satu depan), saat mengunjungi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso di Jakarta Utara, Kamis (23/7/2026). (Foto: Diskominfotik DKI).

Jakarta - Spektroon : Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat kolaborasi dengan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso dan Kementerian Kesehatan guna meningkatkan ketahanan kesehatan ibu kota, terutama dalam menghadapi ancaman penyakit infeksi serta mengantisipasi meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di kawasan Jakarta Utara. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat mengunjungi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso di Jakarta Utara, Kamis (23/7/2026).

Ia meninjau berbagai fasilitas rumah sakit sekaligus membahas peluang kerja sama di bidang pelayanan kesehatan, pengembangan sarana, pendidikan, hingga riset. Menurut Pramono, perkembangan pesat kawasan utara Jakarta harus diimbangi dengan kesiapan layanan kesehatan yang memadai.

"Kehadiran berbagai pusat aktivitas, seperti Jakarta International Stadium (JIS), Ancol, hingga Pelabuhan Tanjung Priok, membuat kebutuhan akan rumah sakit rujukan yang andal semakin penting. Kunjungan ini untuk memperkuat sinergi antara RSPI yang berada di bawah Kementerian Kesehatan dengan Pemerintah DKI Jakarta. Kawasan utara Jakarta terus berkembang sehingga sistem pendukung, termasuk layanan kesehatan, harus dipersiapkan dengan baik," ujarnya.

RSPI Sulianti Saroso memiliki posisi strategis karena selain berada di kawasan utara, rumah sakit tersebut juga menjadi pusat rujukan penyakit infeksi bagi pasien dari Jakarta maupun berbagai daerah di Indonesia. Rumah sakit yang berdiri di atas lahan sekitar 131 ribu meter persegi dengan luas bangunan sekitar 22 ribu meter persegi itu tidak hanya memberikan layanan diagnosis, terapi, dan rehabilitasi, tetapi juga berperan sebagai pusat pendidikan, pelatihan, penelitian, pengembangan teknologi kesehatan, serta penguatan kapasitas rumah sakit lain melalui jejaring pengampuan penyakit infeksi.

Penguatan kolaborasi menjadi bagian dari upaya membangun health resilience atau ketahanan kesehatan Jakarta. Fasilitas kesehatan yang sudah dimiliki RSPI perlu terus didukung agar mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat di masa depan.

"Salah satu yang ingin diperkuat adalah ketahanan kesehatan. Rumah sakit dengan fasilitas yang baik semakin optimal apabila mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," katanya.

Selain pelayanan kesehatan, sinergi juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan penelitian. Pramono berharap kerja sama antara pemerintah, rumah sakit, dan perguruan tinggi dapat menghasilkan inovasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Sementara itu, Direktur RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, dr. H. Harli Amir Mahmudji, Sp.PD-KEMD, menyambut positif komitmen kerja sama tersebut. Ia berharap hubungan antara RSPI dan Pemprov DKI Jakarta semakin erat sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

"Kami merasa terhormat atas kunjungan Bapak Gubernur DKI Jakarta. Semoga kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta semakin kuat sehingga bersama-sama dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat," ujarnya.

Berita terkait

2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas
Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP