Trending

Pemprov Kepri Klarifikasi Kritikan tentang Pembangunan Jalan dan Pelabuhan Lingga

Pemprov Kepri Klarifikasi Kritikan tentang Pembangunan Jalan dan Pelabuhan Lingga
Kadis PUPP, Rodi Yantari, bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad, saat meninjau pembangunan jalan. (Foto : Diskominfo)

Kepri–Spektroom : Pemerintah Provinsi(Pemprov) Kepulauan Riau(Kepri) terus berupaya agar pemerataan pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat, termasuk proram pembanungan di Kabupaten Lingga.

Ungkapan itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Pemprov Kepri Rodi Yantari terkait dengan salah seorang Anggota DPRD Kepri Aziz Martindas memprotes Kurangnya perhatian Pemprov Kepri terhadap Lingga Selasa(27/10/2026).

Dalam sidang paripurna DPRD Kepri, Aziz mengatakan selama dirinya menjadi Anggota DPRD Provinsi Kepri belum pernah ada program pembangunan dan perbaikan jalan di Lingga yang di lakukan oleh Pemprov Kepri.

“Satu centimeterpun tidak ada perbaikan dan pembangunan jalan yang di lakukan Pemprov Kepri,” katanya setengah emosi sambil mengancam akan membalikan meja kalau persoalan di Lingga di perhatikan.

Menurut Rodi setiap tahun Anggaran untuk pembangunan Proyek di Kabupaten Lingga dari APBD Kepri Cukup senigfikan. “Tahun 2025 lalu kita memperbaiki jalan, melakukan rehabilitasi, pemeliharaan jalan dan infrastruktur pentng lainnya,” ujar Rodi.

Sedangkan untuk tahun anggaran 2026, katan Rodi, Dinas PUPP Kepri mengalokasikan anggaran untuk tia paket pekerjaan adalah peninkatan jalan, pembuatan box culvert termasuk pemeliharaan jembatan jembatan tua di Lingga.

Meski saat ini Proprov Kepri, seperti daerah lannya di Indonesia, harus dihadapkan dengan persoalan efisiensi akibat pengurangan anggaran dari pusat tetap memprogramkan pembangunan infrastruktut di seluruh Kabupaten dan Kota sesuai dengan kemampuan Anggaran yang ada.

Perlu diketahui juga bahwa Pemrov Kepri pada tahun 2026 ini, Pemprov Kepri menganggarkan penngkatan jalan SP Setajam-Serteh senilai Rp2,9 miliar dasn peningkatan jalan simpang Budus-Pelabuhan Roro penarik dengan nilai Kontrak Pengerjaan sebesar Rp3,9 miliar.

Ia menambahkan Pemprov Kepri juga melaksanakan pembanunan Box Culvert di ruas jalan Daik-Musai sebesar Rp 2,9 milar. Seluruh kegiatan tersebut saat ini dalam pengerjaan dan di targetkan tahun ini seluruh pengerjaan tersebut selesai.

“Jadi adalah tidak benar, kalau Pemprov Kepri kurang perhatian pada pembangunan di Lingga. Kebijakan penganggaran untuk kebutuhan pembangunan di semua masing masing daerah Kabupaten dan Kota saya pikir sudah professional,” tutupnya.

Berita terkait