Pemprov Lampung Ada di Ranking 8 Penilain BRIN Atas Indeks Daya Saing Daerah

Pemprov Lampung Ada di Ranking 8 Penilain BRIN Atas Indeks Daya Saing Daerah
Sumber Profile FB Balitbangda Provinsi Lampung

Spektroom - Mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal, Hari ini Selasa (24/2/2026) Pukul 09.00 WIB, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provonsi Lampung Yurnalis, S.IP., M.Si Menghadiri Acara Rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah, berlangsung di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo Gedung B.J. Habibie Lantai 3, BRIN Jakarta Pusat.

Diketahui, BRIN dijadwalkan merilis hasil Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 pada Selasa, 24 Februari 2026 di Jakarta. 

Indeks ini mengukur 38 provinsi dan seluruh kabupaten/kota sebagai kompas kebijakan ekonomi produktif. 

Berdasarkan surat Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN Nomor: B-130/II.9/RI.00.00/2/2026 tertanggal 13 Februari 2026 ditandatangani Dr. Yopi, Provinsi Lampung masuk dalam 10 besar penilaian IDSD 2025. Tepatnya di posisi 8 dari 37 provinsi se-Indonesia.

Sementara Kota Metro menempati posisi 5 dari 19 Kota dan Kabupaten Pringsewu di posisi 6 dari 39 Kabupaten.

Sedangkan tujuan IDSD ini adalah untuk mengukur dan memantau tingkat daya saing daerah (provinsi, kabupaten/kota) secara sistematis untuk mendukung ekonomi nasional yang inklusif.

Dari penelusuran Spektroom diketahui, IDSD disusun sebagai instrumen strategis untuk mengukur dan memantau tingkat daya saing daerah -provinsi, kabupaten/kota- secara sistematis. 


Ditambahkan, IDSD 2025 merupakan perhitungan terbaru yang memberikan gambaran aktual mengenai kapasitas dan kinerja daya saing daerah sekaligus menjadi rujukan utama dalam memperkuat peran daerah sebagai pengungkit daya saing nasional yang produktif dan inklusif. 

Acara bertema "Penguatan Daya Saing Daerah untuk Mewujudkan Daya Saing Nasional yang Produktif dan Inklusif" itu juga diisi pemaparan dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, MS, Mendagri Prof. Drs. M. Tito Karnavian, MA, PhD, Kepala BPS Amalia Widyasanti, ST, MSi, dan Kepala BRIN Prof. Dr. Arif Satria, SP,  MSi.(@Ng).

Berita terkait

Hari ini Gubernur Mirza Lepas Ekspor Perdana Produk Tepung Tapioka dan Wagub Jihan Serahkan Dana Bantuan Kemanusiaan di Medan

Hari ini Gubernur Mirza Lepas Ekspor Perdana Produk Tepung Tapioka dan Wagub Jihan Serahkan Dana Bantuan Kemanusiaan di Medan

Bandarlampung - Spektroom: Sekretaris Daerah provinsi (Sekdaprov) Lampung pagi ini Selasa , 5 Mei 2026, pukul 07.30 dijadwalkan akan menjadi Pembina Apel Sekaligus mencanangkan Pembangunan Zona Integritas (ZI)  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, bertempat dihalaman kantor BKD, di Bandarlampung. Selanjutnya pada pukul 08.00 Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)

Anggoro AP
Prof. Dr. Mahfud Nur Najamuddin: Perkuat Kepatuhan Pajak, Bukan Tambah Beban Baru

Prof. Dr. Mahfud Nur Najamuddin: Perkuat Kepatuhan Pajak, Bukan Tambah Beban Baru

Makassar – Spektroom : Di tengah tekanan fiskal yang semakin kompleks, pemerintah dinilai perlu mengambil langkah strategis yang tidak sekadar pragmatis, tetapi juga berorientasi jangka panjang. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia sekaligus Asisten Direktur (Asdir) 2 Program Pascasarjana UMI Makassar, Prof. Dr. Mahfud Nur Najamuddin, menegaskan bahwa penguatan

Yahya Patta, Buang Supeno
JCH Sempat Sakit, Latuwo Mappe Kulu Akhirnya Terbang ke Tanah Suci via Kloter 20 Makassar

JCH Sempat Sakit, Latuwo Mappe Kulu Akhirnya Terbang ke Tanah Suci via Kloter 20 Makassar

Makassar-Spektroom — Kabar menggembirakan datang dari proses pemberangkatan jemaah haji asal Maluku Utara. Satu Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 15 yang sebelumnya sempat tertunda keberangkatannya karena sakit, kini dinyatakan pulih dan siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Jemaah atas nama Latuwo Mappe Kulu, yang sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Prima Ternate,

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru