Pemprov Sumbar Rencanakan Penyiapan Asrama SLTA Guna Peningkatan Kualitas SDM

Pemprov Sumbar Rencanakan Penyiapan Asrama SLTA Guna Peningkatan Kualitas SDM
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. (Foto: Biro Adpim Sumbar)

Padang-Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov).Sumatera Barat (Sumbar), saat ini tengah merencanakan pembangunan fasilitas asrama pada sekolah jenjang menengah atas di Sumbar. Implementasi program tersebut akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah serta tingkat urgensi kebutuhan masing-masing sekolah.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyebut, rencana pembangunan asrama itu disiapkan untuk mendukung pemerataan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat pembinaan karakter generasi muda di Sumbar. Menurutnya, kondisi geografis Sumbar yang berbukit-bukit dan juga memiliki wilayah kepulauan menyebabkan tidak semua siswa memiliki akses mudah menuju sekolah unggulan maupun sekolah dengan fasilitas pendidikan memadai.

“Ke depan, kita ingin anak-anak Sumbar memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas, tanpa terkendala jarak dan kondisi ekonomi keluarga. Karena itu, keberadaan asrama di sekolah menengah atas menjadi kebutuhan penting yang harus kita siapkan bersama,” ujar Mahyeldi di Padang, Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan, keberadaan asrama tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas tempat tinggal bagi siswa, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter, kedisiplinan, serta penguatan nilai-nilai agama dan kebersamaan di lingkungan sekolah.

Menurut Mahyeldi, pola pendidikan berasrama akan memberi ruang pembinaan yang lebih optimal bagi siswa, baik dalam aspek akademik maupun pengembangan kepribadian. Dengan demikian, sekolah dapat lebih maksimal dalam membentuk generasi muda yang unggul, mandiri, dan berakhlak.

“Melalui sistem asrama, kita ingin penguatan intelektual siswa berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Tidak hanya melalui proses pengajaran, tetapi juga penguatan soft skill melalui berbagai pelatihan sesuai kebutuhan serta pengasuhan berbasis nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” jelasnya.

Ia menilai, penguatan pembinaan melalui sekolah berasrama juga penting sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai persoalan sosial yang saat ini semakin mengkhawatirkan di kalangan generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan menyimpang, hingga kecanduan game online.

Gubernur Sumbar Mahyeldi ketika meninjau salah satu sekolah. (Foto: Biro Adpim Sumbar)

Selain itu, keberadaan asrama juga dinilai dapat membantu meringankan beban keluarga, khususnya bagi siswa yang berasal dari daerah terpencil dan harus menempuh jarak jauh untuk mengakses layanan pendidikan.

“Kita ingin seluruh anak-anak Sumbar memiliki peluang yang sama untuk berkembang. Jangan sampai ada siswa yang kehilangan kesempatan mendapatkan pendidikan terbaik hanya karena keterbatasan akses,” katanya.

Mahyeldi menjelaskan, pada tahap awal rencana tersebut akan diimplementasikan pada sekolah-sekolah favorit yang memiliki cakupan siswa lintas kabupaten dan kota. Pemerintah provinsi menargetkan setidaknya terdapat satu pembangunan asrama di sekolah unggulan pada masing-masing kabupaten dan kota secara bertahap.

“Target awal kita, setiap kabupaten dan kota memiliki minimal satu sekolah favorit dengan fasilitas asrama. Dengan begitu manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sekolah yang diprioritaskan dalam program tersebut adalah sekolah dengan jumlah murid yang besar, memiliki kesiapan lahan untuk pembangunan asrama, serta didukung oleh komite sekolah, orang tua siswa, dan lingkungan sekitar.

Selanjutnya, pembangunan asrama juga akan diprioritaskan pada sekolah-sekolah yang berada di wilayah dengan akses pendidikan dan transportasi terbatas sebelum nantinya diperluas ke lebih banyak sekolah menengah atas di Sumbar.

Oleh sebab itu, Mahyeldi berharap rencana pengembangan fasilitas pendidikan tersebut mendapat dukungan dari seluruh pihak, mulai dari legislatif hingga masyarakat luas.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi daerah yang patut kita dukung bersama. Kita ingin generasi muda Sumbar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tangguh, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” tutup Mahyeldi. (RRE/Adpsb/bud)

Berita terkait

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Batam–Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong guru Al-Qur’an terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan kelas, pemahaman psikologi peserta didik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inklusif. Hal itu ditegaskan Amsakar ketika membuka

Desmawati, Rafles
Lulusan Polteka Mangunwijaya Diingatkan Tak Mudah Menyerah Hadapi Dunia Kerja

Lulusan Polteka Mangunwijaya Diingatkan Tak Mudah Menyerah Hadapi Dunia Kerja

Semarang-Spektroom : Kelulusan bukan garis akhir bagi mahasiswa Politeknik Katolik (Polteka) Mangunwijaya Semarang. Justru setelah meninggalkan bangku kuliah, para lulusan akan menghadapi tantangan yang menuntut kompetensi sekaligus mentalitas yang kuat. Pesan itu disampaikan Direktur Polteka Mangunwijaya Semarang, Dr. Yohanes Yupilustanaji A., M.Hum., saat Wisuda ke-9 dan Angkat Sumpah Tahun Akademik

Y.Bambang Triyono, Bian Pamungkas
ссс