Trending

Penanganan Darurat di Bendung Karet Jepara Untuk  Pasokan Air Irigasi

Penanganan Darurat di Bendung Karet Jepara Untuk  Pasokan Air Irigasi
Penggunakan sandbag pada tubuh bendung untuk mencegah perembesan atau intrusi air laut ke saluran air tawar.( Birkom pu)

Jakarta – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaksanakan penanganan darurat di Bendung Karet Welahan Bum, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, selama proses rehabilitasi tengah berlangsung. Penanganan dilakukan dengan membangun bendung sementara menggunakan sandbag pada tubuh bendung untuk mencegah perembesan atau intrusi air laut ke saluran air tawar.

Langkah ini diperlukan agar air asin tidak masuk ke saluran irigasi sehingga elevasi dan kualitas air tetap terjaga serta kebutuhan air bagi masyarakat dan layanan irigasi tetap dapat dipenuhi selama pekerjaan perbaikan berlangsung.

Menteri Dody mengatakan, air merupakan sumber daya yang tidak dapat diciptakan namun hanya bisa dikelola secara optimal. Oleh karena itu, pengelolaan air yang efektif menjadi salah satu variabel penting dalam menggenjot produktivitas pertanian guna mencapai target swasembada pangan.

“Kehadiran infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung ketersediaan air irigasi pertanian, menjaga produktivitas lahan, serta memastikan pasokan pangan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau atau perubahan iklim,” kata Menteri Dody di Jakarta, sabtu (25/7/2026).

Penanganan darurat ini dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dengan menyiagakan personel, 1 unit excavator, dump truck, material sandbag, serta bronjong pasir yang diisi tanah sebagai sekat sementara.

Sanbag tertata untuk membendung ( birkom pu)

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Jepara juga turut mendukung kegiatan tersebut dengan penyediaan excavator PC45 untuk mempercepat proses pemasangan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah ini, fungsi Bendung Karet Welahan terus diupayakan tetap berjalan optimal sehingga pelayanan sumber daya air kepada masyarakat tetap terjaga hingga rehabilitasi bendung selesai dikerjakan.

Pekerjaan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di tengah tantangan perubahan iklim dan musim kemarau yang semakin tidak menentu.

Bendung yang dibangun sejak tahun 1995 ini memiliki kapasitas tampung sebanyak 2,6 juta meter kubik. Selain itu, Bendung Karet ini juga mampu mengaliri daerah irigasi Kedungsemat seluas 1.666 hektar dan penyediaan air baku untuk PDAM Jepara sebanyak 50 liter per detik untuk sekitar 5 ribu KK.

Diharapkan, proses rehabilitasi Bendung Karet Welahan dapat selesai tepat waktu sehingga infrastruktur tersebut dapat kembali berfungsi maksimal guna memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat dan mendukung produktivitas lahan pertanian di Jepara.

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles