Penerapan ETLE Mobile di Kepulauan Riau Masih Dikeluhkan Masyarakat

Penerapan ETLE Mobile di Kepulauan Riau Masih Dikeluhkan Masyarakat
Anggota DPRD Kepri Rudi Chua.(Foto :Desmawati/Spektroom)

Tanjungpinang-Spektroom : 28 Unit Electronic Traffic Enforcement (ETLE) mobile presisi terpasang di Kepulauan Riau yang terpusat di Tanjungpinang dan Batam dalam upaya mengurangi kecelakaan dan pelanggaran.

Banyak keluhan pemilik kendaraan, seperti denda yang di tetapkan untuk pelanggaran tidak menggunakan Helm sebesar Rp 250.000 dan adanya pemblokiran Surat Tanda Nomor Kendraan (STNK).

Sementara untuk membuka blokir di kenakan biaya sebesar Rp 100.000, sedangkan di kota atau di daerah lain tidak ada aturan semacam itu.

Ketika Spektroom menanyakan tentang celah Pungutan liar (Pungli) dalam penerapan tilang Etle, Anggota DPRD Kepulauan Riau, Rudi Chua menjelaskan belum ditemukan indikasi ke arah Pungli tersebut.

“Perlu Sosialisasi dari Pemerintah dan pihak terkait dalam penerapan Etle, agar masyarakat lebih paham terhadap hal-hal yang menjadi kewajiban dan larangan yang harus di patuhi si pemilik kendaraan,” jelas Rudi, Selasa (31/3/2026).

ETLE yang terpasang di KM-7 (Foto: Desamawati/Spektroom)

Diakuinya banyak masyarakat yang mengeluhkan tentang penerapan Etle mobil portable termasuk dirinya, karena denda yang di bayarkan melalui perbankan ada pengembalian setelah di vonis oleh Kejaksaan.

“Penerapan Etle di Kepulauan Riau sebenarnya sangat baik, karena selain meningkatkan keselamatan, mengurangi Pungutan Liar (Pungli), juga menekan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin masyarakat terutama terhadap tertib lalu lintas.” kata Rudi.

Berita terkait

Ketua Tim Penggerak PKK Batam: Pelajar Harus Hindari Perundungan dan Bijak Gunakan Media Sosial

Ketua Tim Penggerak PKK Batam: Pelajar Harus Hindari Perundungan dan Bijak Gunakan Media Sosial

Batam-Spektroom : Menghadapi perkembangan dunia digital kedepan, penting bagi pelajar diberikan Pembinaan Budi Pekerti, menanamkan nilai nilai moral kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas dan bertangngung jawab. SMP Negeri 1 Batam melaksanakan Pembinaan Budi Pekerti menghadirkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejateraan Keluarga (TP-PKK) sebagai Narasumber sekaligus

Desmawati, Rafles
UNP Perkuat Daya Saing UMKM Tanah Datar, Pelaku Usaha di Nagari Panyalaian Dibekali Literasi Digital, Keuangan, dan Pajak

UNP Perkuat Daya Saing UMKM Tanah Datar, Pelaku Usaha di Nagari Panyalaian Dibekali Literasi Digital, Keuangan, dan Pajak

Tanah Datar–Spektroom : Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2026. Kali ini, UNP menggelar pelatihan peningkatan literasi digital, keuangan, dan perpajakan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar,

Riswan Idris, Rafles
Bupati Tanah Datar Minta OPD Tak Sekadar Berwacana, Inovasi Harus Terasa Manfaatnya bagi Masyarakat

Bupati Tanah Datar Minta OPD Tak Sekadar Berwacana, Inovasi Harus Terasa Manfaatnya bagi Masyarakat

Tanah Datar–Spektroom : Di tengah tuntutan efisiensi anggaran dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap pelayanan pemerintah, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak berhenti pada gagasan-gagasan di atas kertas. Setiap inovasi, katanya, harus berujung pada perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pesan itu

Riswan Idris, Rafles
Patrick Moenandar, Meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 Pada Kategori Dampak Sosial Terbesar.

Patrick Moenandar, Meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 Pada Kategori Dampak Sosial Terbesar.

Ambon-Spektroom : Ketua DPD Partai Perindo Kota Ambon, Patrick Moenandar, meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 pada kategori Dampak Sosial Terbesar. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensinya menghadirkan berbagai program yang memberikan manfat bagi masyarakat. Penghargaan diterima dalam ajang apresiasi yang digelar Partai Perindo sebagai bentuk pengakuan terhadap

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
ссс