Dosen Pendidikan Biologi Unismuh Makassar, Hijaukan Pusdiklat Bollangi Lewat Penanaman Bibit Buah

Reporter: M. Yahya Patta

Dosen Pendidikan Biologi Unismuh Makassar, Hijaukan Pusdiklat Bollangi Lewat Penanaman Bibit Buah
(Foto Dok. Unismuh)

Spektroom - Dosen dan tenaga kependidikan Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menanam bibit pohon buah di kawasan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pusdiklat Unismuh, Bollangi, Kabupaten Gowa, Sabtu 27 September 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat PkM bertema “Dari Tanah ke Langit: Kontribusi Kecil untuk Bumi yang Lebih Hijau”. Sebelas dosen dari berbagai jenjang kepangkatan mulai Asisten Ahli hingga Lektor Kepala, ikut terlibat. Bibit yang ditanam antara lain durian, sirsak, nangka, dan jambu kristal.

Menurut dosen pelaksana, Dr. Riza Sativani Hayati, S.Pd., M.Pd. kegiatan ini berangkat dari keprihatinan atas lahan yang belum dimanfaatkan optimal.

“Kami ingin lahan yang tadinya kurang produktif bisa menjadi kawasan hijau yang bermanfaat, baik secara ekologis maupun sosial,” ujarnya.

Senada dengan itu, Irmawanty, S.Si., M.Si. menekankan arti penting kolaborasi dengan pengelola Pusdiklat.

“Harapan kami, pohon-pohon ini kelak memberi teduh dan kenyamanan bagi kegiatan pendidikan dan pelatihan yang berlangsung di sini,” kata dia.

Sementara itu Kepala Pusdiklat Unismuh Makassar Zulkifli Nurdin, menyambut baik inisiatif tersebut.

Dirinya menilai penanaman pohon buah tidak hanya memberi nilai ekologis, tetapi juga simbol kepedulian sivitas akademika terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan PkM ini didokumentasikan secara resmi melalui surat keterangan yang ditandatangani pimpinan unit kerja pada hari yang sama. Penanaman pohon buah diharapkan menjadi langkah awal untuk menjadikan kawasan Pusdiklat Bollangi lebih asri, teduh, sekaligus produktif.

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс