Pengamat Ekonomi Unand, Prof. Elfindri : Kota Padang Memiliki Potensi Besar Sebagai Pusat Ekonomi Strategis

Pengamat Ekonomi Unand, Prof. Elfindri : Kota Padang Memiliki Potensi Besar Sebagai Pusat Ekonomi Strategis
Sejumlah Tokoh Masyarakat dari berbagai bidang memperoleh Piagam Penghargaan dalam rangka Hari Jadi Kota Padang ke 356, hari ini (Kamis, 7/8/2025)

Spektroom - Momentum peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356, Pengamat Ekonomi Universitas Andalas, Prof. Elfindri, menyoroti arah pembangunan Kota Padang yang dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi strategis. Ia menyebutkan meskipun berada di pantai barat Sumatera, posisi Kota Padang semakin dianggap penting dalam peta ekonomi regional dan internasional.

Prof. Elfindri mengatakan, letak geografis Kota Padang yang memiliki pelabuhan laut terdekat dengan negara-negara seperti India, Sri Lanka, dan kawasan Asia Magribi membuka peluang besar untuk menjadikannya sebagai bagian jalur transportasi dan alur perdagangan.

Hal tersebut disampaikannya usai menerima penghargaan Tokoh Masyarakat Bidang Pendidikan pada peringatan Hari Jadi Kota Padang ke 356 di Gedung DPRD Kota Padang, hari ini (Kamis, 7/8/2025)

"Pemerintah Kota Padang perlu cermat memetakan potensi ini dengan menyusun program kerja jangka panjang serta menjalin hubungan bilateral dengan negara-negara tujuan dagang," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi perdagangan antarprovinsi. Melalui jalur laut, Kota Padang dinilai mampu memperluas distribusi produk-produk lokal, terutama hasil pangan dan industri rumah tangga ke provinsi tetangga seperti Sumatera Utara, Bengkulu dan Jambi.

Prof. Elfindri beserta isteri seusai menerima penghargaan sebagai Tokoh Masyarakat Kota Padang Bidang Pendidikan dalam rangka HJK Padang ke 356.

Selain keunggulan geografis, Prof. Elfindri mengingatkan pula, Padang memiliki nilai historis sebagai pusat perdagangan yang pernah menguasai pasar dagang pada masanya.

"Kota Padang harus kembali merebut pasar-pasar yang dulu menjadi wilayah penyedia dan pengendali perdagangan," tambahnya.

Tak hanya dari sisi maritim dan sejarah dagang, Prof. Elfindri juga melihat potensi besar dari sektor kuliner. Ia meyakini Padang bisa memposisikan diri sebagai Kota Gastronomi yang mendunia. Namun, hal ini perlu diikuti dengan penataan menyeluruh, mulai dari penempatan lokasi pedagang, peningkatan kualitas produk, hingga promosi yang terintegrasi.

"Konsep kota kuliner ini akan menyerap konsumen dari berbagai daerah bahkan mancanegara, jika dikelola secara komprehensif dan profesional," ucap Elfindri. (RRE/Loly)

Berita terkait

Masuk Nominator Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Minta Personel Contoh Iptu Bastian

Masuk Nominator Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Minta Personel Contoh Iptu Bastian

Ambon - Spektroom: Kapolda Maluku mengapresiasi masuknya Iptu Bastian Tuhuteru sebagai salah satu dari tiga besar nominator dalam ajang Hoegeng Awards 2026. Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Maluku untuk terus meningkatkan pelayanan langsung kepada masyarakat. Keterlibatan aktif tokoh masyarakat dan pejabat negara dalam proses penilaian menunjukkan

Eva Moenandar
Pramono Tegaskan Budaya Betawi Jadi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Pramono Tegaskan Budaya Betawi Jadi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Jakarta – Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menempatkan budaya Betawi sebagai fondasi utama dalam pembangunan Jakarta menuju kota global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan yang memperkuat identitas budaya, memperluas ruang ekspresi masyarakat Betawi, hingga penataan kelembagaan adat. Pernyataan itu disampaikan Pramono

Irvan Idris Saleh
ссс