Trending

Pengamat Kesehatan UNS : Waspada Hantavirus, Tapi Tidak Panik

Pengamat Kesehatan UNS : Waspada Hantavirus, Tapi Tidak Panik
Penularan Hantavirus dari tikus manusia melalui proses aerosolisasi, terhirupnya partikel debu yang terkontaminasi urin, feses, atau air liur tikus.( dok : freepik )

Solo - Spektroom : Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik berlebihan menyikapi munculnya Hantavirus.

Mengingat resiko Hantavirus terjadi pandemi global akibat virus yang dibawa hewan tikus di nilai sangat rendah.

Dikonfirmasi ( Kamis 14/05/2026 ) Pengamat Kesehatan dari UNS Peof Tonang Dwi Ardyanto menjelaskan berbeda dengam covid yang menyebar dengan cara dari manusia ke manusia, Hantavirus tidak memiliki kemampuan pemularan antar manusia.

Meskipun laporan kasus mulai muncul, Hantavirus sebenarnya bukan merupakan virus baru di ekosistem kesehatan Indonesia. Sejak tahun 1990-an, keberadaan virus ini sudah terdeteksi, namun sering kali terlewat karena gejalanya menyerupai penyakit endemi lain.

Penularan Hantavirus ke manusia terjadi melalui proses aerosolisasi, yakni terhirupnya partikel debu yang terkontaminasi urin, feses, atau air liur tikus.

Data penelitian terbaru menunjukkan dari sekitar 250 suspek yang diperiksa sejak awal tahun 2024, hanya 23 orang yang dinyatakan positif Hantavirus.

Angka ini menggambarkan meskipun virusnya ada, tidak semua orang yang terpapar akan jatuh sakit secara berat. Namun, bagi individu yang terinfeksi dan menunjukkan gejala klinis, risiko fatalitas di Indonesia tetap harus diwaspadai karena mencapai angka 15 persen.

"Di Indonesia diperkirakan 10 sampai 11 persen orang pernah terinfeksi, hanya sebagian besar tidak sampai sakit sehingga

Guru Besar UNS Prof. Tonang menekankan kunci utama menghadapi virus apa pun, termasuk Hantavirus, konsistensi masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). (Dan)

Berita terkait

Pisah Sambut Kapolda Lampung, Gubernur Mirza: "Pembangunan Tidak Akan Bisa Berjalan Tanpa Rasa Aman"

Pisah Sambut Kapolda Lampung, Gubernur Mirza: "Pembangunan Tidak Akan Bisa Berjalan Tanpa Rasa Aman"

Bandarlampung - Spektroom: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta Kapolda Lampung Brigjen Pol. Yustan Alpiani memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk menjaga keamanan, mengawal program prioritas pembangunan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Pembangunan tidak akan bisa

Anggoro AP
Ditpolairud Polda Maluku dan Masyarakat Salurkan 40 Paket Sembako Untuk Nelayan Teluk Ambon

Ditpolairud Polda Maluku dan Masyarakat Salurkan 40 Paket Sembako Untuk Nelayan Teluk Ambon

Ambon-Spektroom:Kepedulian terhadap masyarakat pesisir menjadi bagian dari pengabdian Polri yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga pada kemanusiaan. Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Direktorat Polisi Perairan dan Udara ( yang sedang memancing, dalam kegiatan sosial yang dilaksanakan pada jumat malam ( 16/10/2026) Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh

Eva Moenandar, Nurana Diah Dhayanti
Penanganan Longsor di Pesisir Selatan Dipercepat  dan Salurkan 8.000 Liter Air Bersih

Penanganan Longsor di Pesisir Selatan Dipercepat  dan Salurkan 8.000 Liter Air Bersih

Jakarta – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan longsor pada ruas jalan nasional Tapan–Batas Jambi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Upaya ini dilakukan dengan membersihkan material tanah dan batuan yang menutupi badan jalan serta saluran drainase agar akses dapat kembali normal. “InsyaAllah, dengan ikhtiar bersama seluruh unsur

Nurana Diah Dhayanti