Pengamat Kesehatan UNS : Waspada SUPER FLU "

Pengamat Kesehatan UNS : Waspada SUPER FLU "
Meski Tidak Membahayakan Masyarakat Diminta Waspada Penularan Super Flu ( Dok : Freepik )

Spektroom - Meski tidak berbahaya, tetapi masyarakat diminta waspada dan berhati hati menyusul terdeteksinya di Indonesia hingga akhir bulan desember 2025 lalu, sebanyak 62 kasus infeksi virus influenza tipe A dengan kode H3N2 atau yang dikenal sebagai SUPER FLU.

Kondisi tersebut harus menjadi perhatian karena kemampuan virus dalam menularkan infeksi yang dinilai jauh lebih cepat dibandingkan dengan jenis flu pada umumnya.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Tonang Dwi Ardyanto mengaku super flu sudah merambah di Indonesia dengan penularan sangat cepat dan istilah Super Flu merujuk pada kemampuan mutasi virus yang membuatnya mudah menular dari manusia ke manusia.

Penyebaran di Indonesia sendiri mayoritas dipicu faktor perubahan musim dimana satu orang berpotensi menularkan ke tiga orang disekitarnya dalam waktu singkat .

" Meskipun bukan merupakan virus baru, mutasi pada sub clade tertentu membuat virus memiliki daya sebar yang agresif ditengah masyarakat terutama memasuki pergantian musim " Tegas Tonang ( Jumat, 02/01/2026 )

Kelompok anak-anak dan lansia menjadi pihak yang paling rentan mengalami masa pemulihan yang lebih panjang jika terpapar, untuk itu diimbau tidak panik dan kembali membiasakan pola hidup bersih serta mengenakan masker saat berada di ruang publik.

" Mencuci tangan dan memakai masker saat merasa tidak enak badan adalah wujud tanggung jawab moral.Mungkin kita yang sehat tidak berbahaya tapi jika penularan ke orang lain dengan sistem.imun lemah dampaknya bisa berbeda.kita ambil pelajaran dari vovis 19 untuk mencegah penyebaran superl flu ini" Kata Tonang

Kesadaran untuk menjaga kebersihan tangan menjadi kunci utama dalam menekan laju penularan virus influenza di tengah cuaca yang tidak menentu.

Kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan diharapkan mampu mencegah potensi lonjakan kasus di awal tahun 2026.

Tanta tanda terserang super flu atau H3N2 dengan gejala.fisik suhu panas tubuh yang tinggi dengan durasi penyembuhan yang cukup lama. ( Dan )

Berita terkait

Rapat Paripurna DPRD Kuansing Setujui Ranperda Pertanggungan Jawaban APBD 2025

Rapat Paripurna DPRD Kuansing Setujui Ranperda Pertanggungan Jawaban APBD 2025

Teluk Kuantan-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuantan Singingi dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kuansing, Jumat (31/7/

Salman Nurmin, Rafles
Balutan Merah Putih Percantik Jembatan Saballang, Prajurit Kodim 1425/Jeneponto dan Warga Jaga Kualitas Pembangunan

Balutan Merah Putih Percantik Jembatan Saballang, Prajurit Kodim 1425/Jeneponto dan Warga Jaga Kualitas Pembangunan

Jeneponto –Spektroom : Warna merah dan putih mulai menghiasi Jembatan Gantung Sungai Saballang yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto. Dengan penuh ketelitian, prajurit TNI bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pengecatan pada sejumlah titik konstruksi jembatan sebagai upaya menjaga kualitas pembangunan yang terus berjalan.

Yahya Patta, Rafles
Mahasiswa UMI Makassar Berhasil Temukan Model Variational Autoencoder untuk Deteksi Wajah Daftar Pencarian Orang

Mahasiswa UMI Makassar Berhasil Temukan Model Variational Autoencoder untuk Deteksi Wajah Daftar Pencarian Orang

Makasar-Spektroom : Mahasiswa dari Universitas Muslim Indonesia berhasil mencatatkan prestasi gemilang di bidang teknologi kecerdasan buatan pada tahun 2026. Melalui proyek inovasi karsa cipta bernama DISGUISE-ID, mereka sukses merancang dan menguji model algoritma mutakhir yang mampu mengidentifikasi wajah Daftar Pencarian Orang dengan tingkat akurasi rekonstruksi yang sangat tinggi, yakni mencapai 94,

Yahya Patta, Rafles
ссс