Pengawasan Ketat Dilakukan Dinkes Ternate, Makanan maupun Minuman Takjil

Pengawasan Ketat Dilakukan Dinkes Ternate, Makanan maupun Minuman Takjil
Pengawasan takjil yang dilakukan Dinkes dan Puskesmas se-Kota Ternate (Foto:Dinkes Koter)

Ternate - Spektroom : Bulan suci Ramadhan juga merupakan bulan berkah terutama bagi para pedagang makanan maupun minuman untuk berbuka puasa atau takjil.
Di Kota Ternate jika bulan suci Ramadhan tiba banyak sekali penjual takjil yang berjualan menjajakan makanan dan minuman kepada konsumen.

Berbagai jenis kue maupun makanan dan minuman dijual untuk berbuka puasa, dengan menggunakan tenda-tenda kecil ditepian jalan hampir di semua kelurahan di Kota Ternate. Di waktu sore terlihat berbagai jajanan dijual untuk berbuka puasa.
Meskipun demikian dari jajanan untuk takjil harus aman untuk dikonsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya, sehingga konsumen juga aman dalam mengkonsumsi makanan maupun minuman takjil yang dijajakan.

Selama bulan suci Ramadhan, Dinas Kesehatan Kota Ternate bersama Puskesmas melakukan Pengawasan terhadap semua jajanan makanan maupun minuman takjil yang dijual.
Kepaka Dinas Kesehatan Kota Ternate dr. Fathiyah Suma, M.Kes kepada Spektroom Kamis (26/2/2026) mengatakan, pengawasan takjil rutin dilakukan selama bulan suci Ramadhan oleh masing-masing wilayah kerja (Wilker).

"Setiap Puskesmas se Kota Ternate melakukan, sesuai dengan wilayah kerjanya masing-masing melakukan pengawasan terhadap semua takjil yang dijajakan kepada konsumen," ujar dr. Fathiyah.
Selain pengawasan di Kota Ternate, dr. Fathiyah juga mengungkapkan, pengawasan dilakukan juga di Pulau Hiri dan Moti oleh Puskesmas yang ada di kedua pulau itu.

Dalam pengawasan diambil sample makanan maupun minuman takjil untuk dilakukan uji di Puskesmas wilayah kerja, karena di semua Puskesmas ada alat sanitarian kit yang dapat melakukan uji sample makanan maupun minuman.

Sampai dengan memasuki puasa hari ke-7 dalam pengawasan makanan maupun minuman takjil masih tetap aman belum ditemukan adanya penggunaan bahan berbahaya dalam jajanan takjil dan aman untuk dikonsumsi.

Kepada masyarakat para penjual makanan maupun minuman takjil diharapkan untuk tidak menggunakan bahan berbahaya dalam makanan maupun minuman takjil dan jika ditemukan akan diambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.

Berita terkait