Pengelolaan Limbah Di SPPG Banyuanyar 3 Surakarta Ditinjau Wakil Menteri Lingkungan Hidup

Pengelolaan Limbah Di SPPG Banyuanyar 3 Surakarta Ditinjau Wakil Menteri Lingkungan Hidup
Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hedropriyono Meninjau Pengelolaan Limbah Di SPPG Banyuanyar 3 Surakarta ( Kamis, 25/01/2025, Dan )

Spektroom – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyuanyar 3 Surakarta diawasi langsung Wakil Menteri Lingkungan Hidup Dias Hendropriyono yang ( Kamis 15/01/2025 ) melakukan peninjauan guna memastikan memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan beriringan dengan kelestarian dan menyatu serta tidak merusak lingkungan,

Saat melihat langsung pengelolaan limbah Diaz berpesan agar sampah organik dan limbah cair dari proses penyajian MBG tidak menimbulkan dampak negatif bagi warga sekitar.

Selain juga mengapresiasi keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang kini sudah berfungsi optimal di lokasi .

"Kita ingin memastikan program Pak Prabowo ini memberikan gizi baik untuk seluruh anak bangsa, tetapi juga dengan cara yang tidak merusak lingkungan. Pembangunan dan stabilitas lingkungan harus menyatu," ujar Diaz Hendropriyono di usai peninjauan.

Guna mendukung keberdaan IPAL, Kementerian Lingkungan Hidup juga memberikan bantuan tiga unit komposter untuk mengolah sisa makanan menjadi pupuk cair.

Diaz menambahkan saat ini pemerintah tengah menyelesaikan petunjuk teknis (juknis) mengenai pengelolaan limbah makanan dan air limbah untuk seluruh SPPG di Indonesia dengan Standarisasi pengolahan lingkungan yang seragam.

Sementara itu, Kepala SPPG Banyuanyar 3, Uswah Khasanah, menjelaskan sistem IPAL yang dibangun menggunakan metode gas trap serta bakteri aerob dan anaerob dimana saat proses pembangunan infrastruktur ini sempat membuat operasional SPPG berhenti sejenak gun memastikan tidak ada lagi keluhan bau dari masyarakat.

"Saat ini sudah berjalan dan kami menggunakan bakteri untuk memastikan bau tidak keluar ke lingkungan sekitar. Untuk sampah organik, sejauh ini rutin diambil oleh para peternak lokal untuk pakan," kata Uswah Khasanah. (Dan)

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс