Pengelolaan Sampah hingga Literasi Anak Jadi Fokus KKN Mahasiswa Unkhair di Soa

Pengelolaan Sampah hingga Literasi Anak Jadi Fokus KKN Mahasiswa Unkhair di Soa
24 mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) Ternate melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Soa, Kecamatan Ternate Utara, Provinsi Maluku Utara. (Foto : Humas Unkhair).

Ternate – Spektroom : Sebagai wujud pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sebanyak 24 mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) Ternate melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Soa, Kecamatan Ternate Utara, Provinsi Maluku Utara.

Program KKN berlangsung selama lebih dari satu bulan, mulai 22 Juni hingga 25 Juli 2026. Peserta berasal dari berbagai disiplin ilmu, terdiri atas 17 mahasiswa perempuan dan tujuh mahasiswa laki-laki. Mereka berasal dari Program Studi Teknik Informatika, Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Mesin, Manajemen, Pendidikan Kimia, PPKn, Agribisnis, Agroteknologi, dan Ilmu Hukum.

Koordinator Lapangan, Riskawati Syamsudin Bago, menjelaskan pelaksanaan KKN dibagi menjadi dua kategori, yakni program reguler dan tematik. Program reguler merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan secara multidisiplin dengan tema khusus yang diusulkan mahasiswa, sedangkan program tematik diawali dengan observasi, penyusunan rencana kegiatan, pelaksanaan program, hingga penyusunan laporan akhir.

"Melalui dua pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan yang ada di masyarakat sekaligus menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan warga," ujar Riskawati.

Beragam kegiatan telah dilaksanakan selama KKN, mulai dari koordinasi dengan Lurah Soa, sekretaris kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, ketua RT/RW, hingga Camat Ternate Utara.

Selain itu, mahasiswa juga menggelar kerja bakti, senam pagi bersama warga, les Bahasa Inggris, pemasangan penanda batas lingkungan, pembuatan peta wilayah Kelurahan Soa, sosialisasi program kerja, serta pelatihan pengelolaan sampah dan pembuatan tempat sampah ramah lingkungan.

Tak hanya itu, mahasiswa juga mengembangkan program literasi bagi anak-anak yang berkolaborasi dengan Perpustakaan Nasional sebagai upaya meningkatkan minat baca dan kemampuan belajar generasi muda di wilayah tersebut.

Sementara itu, Koordinator Lapangan KKN Tematik, Arwin Usman, bersama Riskawati menegaskan bahwa pelaksanaan KKN mengacu pada pedoman resmi Universitas Khairun.

Menurutnya, program ini bertujuan mencetak calon sarjana yang mampu memahami kompleksitas persoalan di masyarakat, memiliki kemampuan memecahkan masalah secara nyata, serta mempererat hubungan antara Universitas Khairun dengan masyarakat luas melalui berbagai kegiatan pengabdian yang bermanfaat.

Berita terkait

Pemkot Ambon dan Majelis Latupati Siap Bentuk Mahkamah Adat Lewat Koordinasi dengan Kementerian Hukum

Pemkot Ambon dan Majelis Latupati Siap Bentuk Mahkamah Adat Lewat Koordinasi dengan Kementerian Hukum

Jakarta-Sprktroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Majelis Latupati Kota Ambon terus mematangkan rencana pembentukan Mahkamah Adat sebagai lembaga penyelesaian sengketa di negeri-negeri adat. Upaya tersebut kini memasuki tahap koordinasi dengan Kementerian Hukum untuk memperkuat dasar hukum dan pengakuan terhadap sistem peradilan adat di Maluku. Ketua Majelis Latupati Kota Ambon, Reza

Eva Moenandar, Bian Pamungkas
Yayasan Kolase gelar Klinik Jurnalistik dan Kolase Jurnalis Camp (KJC) 2026

Yayasan Kolase gelar Klinik Jurnalistik dan Kolase Jurnalis Camp (KJC) 2026

Pontianak,Spektroom — Yayasan Kolase bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil dan komunitas lingkungan menggelar Klinik Jurnalistik dan Kolase Jurnalis Camp (KJC) 2026 menandai peringatan Hari Mangrove Internasional, sebagai upaya mendorong lahirnya karya jurnalistik yang lebih konstruktif dalam mengangkat isu lingkungan, khususnya ekosistem mangrove di Kalimantan Barat. Program digelar dalam rangka Hari

Apolonius Welly, Bian Pamungkas
ссс