Penumpang KAI Daop 5 Purwokerto Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026
Purwokerto–Spektroom : PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mencatat pertumbuhan positif pada layanan angkutan penumpang selama Semester I tahun 2026.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 5 mencapai 2.456.575 orang atau meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 2.201.282 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As'ad Habibuddin, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan andal.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai langkah strategis yang terus dilakukan KAI, mulai dari optimalisasi kapasitas tempat duduk, penguatan aspek operasional, penyelenggaraan program tarif promo, hingga komitmen seluruh insan KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
"Bertambahnya jumlah penumpang menjadi bukti bahwa masyarakat semakin memilih kereta api sebagai sarana transportasi utama untuk berbagai keperluan perjalanan," ujar As'ad, Selasa (7/7/2026).
Data KAI Daop 5 menunjukkan Stasiun Purwokerto masih menjadi stasiun keberangkatan dengan jumlah pelanggan tertinggi, yakni 914.605 penumpang. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Kutoarjo dengan 338.117 penumpang, Stasiun Kroya sebanyak 283.583 penumpang, Stasiun Kebumen 196.379 penumpang, serta Stasiun Gombong dengan 141.226 penumpang.
Sementara itu, lima tujuan perjalanan favorit penumpang dari wilayah Daop 5 adalah Stasiun Pasarsenen dengan 349.445 pelanggan, disusul Stasiun Yogyakarta sebanyak 276.360 pelanggan, Stasiun Kiaracondong 151.115 pelanggan, Stasiun Gambir 146.966 pelanggan, dan Stasiun Bekasi sebanyak 144.285 pelanggan.
As'ad menambahkan, salah satu faktor yang mendorong meningkatnya minat masyarakat menggunakan kereta api adalah tingginya tingkat ketepatan waktu perjalanan atau On Time Performance (OTP).
Selama Semester I 2026, OTP keberangkatan kereta api penumpang mencapai 99,84 persen, sedangkan OTP kedatangan sebesar 97,59 persen.
Untuk menjaga bahkan meningkatkan kinerja tersebut, KAI Daop 5 terus melakukan perawatan sarana dan prasarana secara berkala, memperkuat koordinasi operasional, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di lapangan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan kereta api sebagai pilihan transportasi. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan agar perjalanan dengan kereta api semakin aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan," tutup As'ad.