Peringati Harkitnas ke-118, Pemkot Palangka Raya Gaungkan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Anak

Peringati Harkitnas ke-118, Pemkot Palangka Raya Gaungkan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Anak
Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini sebagai Inspektur Upacara Harkitnas.(Foto: Prokompimpky)

Palangka Raya-Spektroom: Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Sabtu (23/5/2026). Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

Peringatan Harkitnas tahun ini mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema ini menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai pilar utama dalam mewujudkan kemandirian bangsa di era digital. Zaini menekankan bahwa makna kebangkitan nasional kini telah bergeser dari perjuangan fisik menuju kedaulatan informasi.

"Tantangan bangsa saat ini telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital," ujar Zaini saat membacakan sambutan Menkominfo.

Salah satu sorotan utama dalam amanat tersebut adalah komitmen pemerintah dalam melindungi generasi muda di ruang siber. Hal ini diwujudkan melalui implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS), yang melarang akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Langkah strategis ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh di lingkungan digital yang aman dan sesuai dengan usia perkembangannya.

Peserta upacara kostum batik dari jajaran SKPD pemko Palangka Raya. (Foto; MC PRaya)

Selain isu digital, sambutan Menkomdigi juga menjabarkan berbagai program prioritas nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut mencakup penyediaan Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, penyediaan beasiswa, hingga pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Menutup sambutannya, Achmad Zaini mengajak seluruh elemen masyarakat di "Kota Cantik" Palangka Raya, mulai dari akademisi hingga generasi muda, untuk menjadikan momentum Harkitnas sebagai sarana memperkuat solidaritas dan meningkatkan literasi digital di tengah arus teknologi yang berkembang pesat. (Hy/Polin-ndk)

Berita terkait

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Batam–Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong guru Al-Qur’an terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan kelas, pemahaman psikologi peserta didik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inklusif. Hal itu ditegaskan Amsakar ketika membuka

Desmawati, Rafles
Lulusan Polteka Mangunwijaya Diingatkan Tak Mudah Menyerah Hadapi Dunia Kerja

Lulusan Polteka Mangunwijaya Diingatkan Tak Mudah Menyerah Hadapi Dunia Kerja

Semarang-Spektroom : Kelulusan bukan garis akhir bagi mahasiswa Politeknik Katolik (Polteka) Mangunwijaya Semarang. Justru setelah meninggalkan bangku kuliah, para lulusan akan menghadapi tantangan yang menuntut kompetensi sekaligus mentalitas yang kuat. Pesan itu disampaikan Direktur Polteka Mangunwijaya Semarang, Dr. Yohanes Yupilustanaji A., M.Hum., saat Wisuda ke-9 dan Angkat Sumpah Tahun Akademik

Y.Bambang Triyono, Bian Pamungkas
ссс