Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Fakfak Fokus Pada Komoditas Strategis

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Fakfak Fokus Pada Komoditas Strategis
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Fakfak M.Sholeh saat beri keterangan pers.(foto: Toni Teniwut).

Fakfak-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama pemerintah pusat menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung peningkatan produksi pangan daerah pada tahun 2026 yang difokuskan pada pengembangan komoditas strategis seperti padi, jagung, dan sayur-sayuran.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak Muhammad Sholeh mengatakan, ketahanan pangan harus dilihat dari beberapa variabel penting, terutama komoditas utama yang menjadi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, padi, jagung, dan sayur-sayuran menjadi fokus utama pengembangan pada tahun 2026.

“Pertama ini berbicara tentang ketahanan pangan. Ada beberapa variabel yang harus kita lihat. Pertama dari sisi komoditasnya, yaitu padi, jagung, dan juga sayur-sayuran,” ujar Muhammad Sholeh Jumat, 22 Mei 2026.

Pemerintah daerah jelas Sholeh, telah menyiapkan regulasi terkait pengembangan sektor pertanian, termasuk program pencetakan sawah yang pembiayaannya direncanakan dari Kementerian Pertanian, tentunya juga untuk pengembangan jagung.

"selain itu, pemerintah juga akan siapkan aturan  berkaitan dengan pengembangan sektor pertanian serta melakukan pengembangan tanaman jagung di sejumlah wilayah potensial,"ujarnya.

Khusus  pengembangan tanaman padi, baik cetak sawah maupun pengembangan padi gogo, saat ini memang masih menghadapi tantangan karena sistem irigasi belum tersedia.

Muhammad Sholeh katakan, pagi gogo dikembangkan  karena kondisi tanah di Fakfak  cocok untuk pengembangan padi tersebut, menyusul uji coba yang dilakukan oleh IPB University dengan menggunakan varietas tertentu,terungkap kualitas tanah difakfak yang cocok untuk padi.

“Ada varietas tertentu yang dihasilkan oleh IPB Bogor dan sudah diintroduksi di Kabupaten Fakfak. Produksinya sangat berhasil dari sisi produktivitas lahan. Artinya, padi gogo tersebut cocok untuk dikembangkan di Fakfak,” ujarnya.

Selain padi dan jagung, pengembangan sektor sayur-sayuran juga menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat jenis sayur- sayuran banyak dikelolah masyarakat untuk pangan lokal," tambah M.Sholeh.

Berita terkait

Kejurprov Tinju Amatir Elite Se Riau Digelar di Bangkinang Kab Kampar, Jadi Ajang Seleksi PON Beladiri

Kejurprov Tinju Amatir Elite Se Riau Digelar di Bangkinang Kab Kampar, Jadi Ajang Seleksi PON Beladiri

Pekanbaru-Spektroom : Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Provinsi Riau akan menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tinju Amatir Elite 2026 di Bangkinang, Kabupaten Kampar, pada 3–7 September 2026. Kejuaraan tersebut menjadi ajang seleksi atlet yang akan memperkuat kontingen Riau pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri di Manado, Sulawesi Utara, Oktober mendatang. Ketua

Salman Nurmin, Julianto
Wakil Pemkab Jeneponto, Bersinar di PKN Tingkat II, Dr.St.Meriam Raih Predikat Peserta Terbaik

Wakil Pemkab Jeneponto, Bersinar di PKN Tingkat II, Dr.St.Meriam Raih Predikat Peserta Terbaik

Makassar-Spektroom : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan aparatur Pemerintah Kabupaten Jeneponto pada ajang Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan. Pada pengumuman hasil PKN Tingkat II yang dilaksanakan Jumat (31/7/2026) di Kampus BPSDM Provinsi Sulawesi

Yahya Patta, Julianto
ссс