Trending

Perkuat Pencegahan Korupsi, PAM Bandarmasih Gandeng BPKP Lewat MoU IEPK

Perkuat Pencegahan Korupsi, PAM Bandarmasih Gandeng BPKP Lewat MoU IEPK
Dirut PAM Bandarmasih Kota Banjarmasin (baju putih) memperlihatkan MOU dengan BPKP Kalsel.(Foto Humas PAM Bandarmasih Kota Banjarmasin)

Junaidi, Agung Yunianto

Banjarmasin-Spektroom : PAM Bandarmasih kembali tandatangani kesepakatan MoU dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dalam Siaran Persnya yang diterima Selasa (28/4/2026) diinformasikan, Direktur Utama (Dirut) PAM Bandarmasih, Zulbadi mengatakan, kesepakatan tersebut bertujuan untuk penerapan Indeks Efektifitas Pengendalian Korupsi (IEPK) di lingkungan PAM Bandarmasih.

“Jadi ini adalah salah satu bentuk komitmen kita untuk melakukan pencegahan terjadinya korupsi di lingkungan PAM Bandarmasih,” ujar Dirut.

“Melalui bimbingan BPKP, kita dapat mengetahui apa-apa saja yang harus dilakukan dalam penerapan IEPK tersebut,” lanjutnya.

Zulbadi juga menuturkan, kalau kegiatan ini merupakan lanjutan dari kesepakatan yang telah dilaksanakan tahun-tahun sebelumnya.

“Jadi untuk yang tahun ini kita terapkan lagi tentang penerapan IEPK ini,” ucap Zulbadi.

Ia berharap, dengan adanya bimbingan dari BPKP dan adanya MoU ini PAM Bandarmasih dapat melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG.

“Sehingga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pekerjaan yang berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat, dapat diterapkan dengan baik di PAM Bandarmasih,” pungkasnya.*****

Berita terkait

Pramono Targetkan Seluruh 267 Kelurahan Ikuti Benyamin S Award 2027

Pramono Targetkan Seluruh 267 Kelurahan Ikuti Benyamin S Award 2027

Jakarta-Spektroom: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan seluruh 267 kelurahan di Jakarta berpartisipasi dalam Benyamin S Award (BSA) pada 2027. Target tersebut diharapkan mendorong pemerataan peningkatan kualitas lingkungan, pengembangan inovasi wilayah, serta penguatan peran masyarakat dalam mewujudkan Jakarta yang bersih, nyaman, indah, dan sejahtera. Target itu disampaikan Pramono saat

Irvan Idris Saleh, Julianto