Perkuat Peran Keluarga, TP. PKK Provinsi Lampung Dorong Edukasi Ketahanan Sosial

Perkuat Peran Keluarga, TP. PKK Provinsi Lampung Dorong Edukasi Ketahanan Sosial
Foto Diskominfotik Lampung

Spektroom - Tim Penggerak Pemberdayaan & Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Lampung bekerja sama dengan Lingkar Muslimah, menggelar Seminar 'Peran Ketahanan Keluarga dalam Menghadapi Bencana Sosial : Gerakan Kebebasan Perilaku Menyimpang' di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (02/08/2025).

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari menekankan pentingnya keluarga sebagai unit terkecil yang memiliki peran sentral dalam membangun masyarakat menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.

Tantangan tersebut seperti konflik, penyalahgunaan narkoba, kekerasan dalam rumah tangga, dan degradasi moral, yang dapat mengancam keutuhan keluarga dan masyarakat.

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari (Foto Diskominfotik Lampung)

"Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam menghadapi bencana-bencana sosial. Dukungan emosional dan komunikasi yang baik di dalam keluarga menjadi pondasi utama," ujar Purnama.

Ia juga menyoroti pentingnya edukasi dan ketahanan ekonomi keluarga. Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk mencari ilmu yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi ajang berbagi informasi antar anggota keluarga dan komunitas.

Purnama Wulan Sari juga berharap bahwa peserta seminar, yang mayoritas adalah ibu-ibu, dapat menjadi agen perubahan dan media penyampai informasi kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

"Kita tidak bisa bergerak sendiri. Apa yang didapatkan hari ini harus bisa kita sebarkan agar ketahanan keluarga di lingkungan kita masing-masing semakin kuat," tambahnya.

Peran Perempuan Sangat Strategis

Sementara itu, Founder Lingkar Muslimah, Umi Yusdiana, menuturkan bahwa seminar ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu masyarakat menghadapi tantangan sosial.

Dirinya mengakui peran perempuan dalam keluarga sangat strategis, namun juga menyadari bahwa perlu adanya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan.

"Kami menyadari bahwa tangan kami tidak terlalu panjang dan kemampuan kami tidak komprehensif. Oleh karena itu, kami membutuhkan jejaring yang banyak untuk merangkul lebih banyak masyarakat," kata Umi Yusdiana.

Umi Yusdian - Founder Lingkar Muslimah(Foto Diskominfotik Lampung)

Tidak lupa Umi menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh TP. PKK Provinsi Lampung dan tokoh-tokoh masyarakat.

Sebagai narasumber, seminar ini menghadirkan Founder dan Ketua Perkumpulan Penggiat Keluarga (GIGA) Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga Indonesia, Euis Sunarti. (@Ng).

Berita terkait

Bodewin Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan, Ambon Tengah Hadapi Cuaca Kering

Bodewin Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan, Ambon Tengah Hadapi Cuaca Kering

Ambon-Spektroom : Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca panas dan kering yang berpotensi memicu kebakaran hutan serta mengganggu ketersediaan air bersih di Kota Ambon. Peringatan tersebut disampaikan Bodewin kepada wartawan usai peluncuran penyaluran bantuan pangan di Gudang Bulog Maluku, Halong, Kota Ambon,

Eva Moenandar, Rafles
Ditengah Efisiensi Anggaran, Pemko Sawahlunto Percepat Perbaikan 16 Ruas Jalan Senilai Rp34,04 Miliar

Ditengah Efisiensi Anggaran, Pemko Sawahlunto Percepat Perbaikan 16 Ruas Jalan Senilai Rp34,04 Miliar

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto tetap menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang menekan ruang fiskal pemerintah daerah. Pada 2026, sebanyak 16 paket pekerjaan peningkatan ruas jalan disiapkan dengan total anggaran sekitar Rp34,04 miliar. Pekerjaan tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Silungkang, Lembah Segar, Barangin, dan Talawi.

Riswan Idris, Rafles
Kemenag Sawahlunto Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Guru Diminta Hadirkan Pendidikan yang Memanusiakan

Kemenag Sawahlunto Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Guru Diminta Hadirkan Pendidikan yang Memanusiakan

Sawahlunto-Spektroom : Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui pembinaan guru madrasah yang digelar di Aula Kemenag Kota Sawahlunto, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti kepala madrasah dan guru madrasah se-Kota Sawahlunto. Pembinaan diarahkan untuk memperkuat pemahaman sekaligus praktik KBC agar tidak berhenti sebagai

Riswan Idris, Rafles
ссс