Perkuat Program Strategis, BPOM Malut di Sofifi Audiensi dengan Bupati Halmahera Tengah
Halteng–Spektroom : Komitmen membangun sistem pengawasan obat dan makanan yang semakin kuat terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Maluku Utara di Sofifi, Ermanto Siahaan, bersama tim melaksanakan audiensi dengan Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, di Kantor Bupati Halmahera Tengah, Selasa (28/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan berbagai program prioritas nasional yang dapat diintegrasikan dengan program pembangunan daerah. BPOM Maluku Utara di Sofifi dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah membahas penguatan implementasi Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA), Desa Pangan Aman, Sekolah yang membudayakan keamanan pangan, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, pengendalian Resistensi Antimikroba (AMR), hingga percepatan pengesahan Surat Keputusan Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPOM) beserta implementasinya.
Selain itu, kedua pihak juga mendiskusikan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk keterlibatan Balai POM di Sofifi dalam Satuan Tugas MBG sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko keamanan pangan agar makanan yang diterima masyarakat tetap memenuhi aspek keamanan, mutu, dan gizi.
Dalam audiensi tersebut, Balai POM di Sofifi juga menyampaikan pembahasan terkait usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Halmahera Tengah Tahun 2028 sebagai salah satu langkah memperkuat dukungan infrastruktur dan program pengawasan obat dan makanan di daerah.
Kepala BPOM Maluku Utara di Sofifi Ermanto Siahaan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah atas capaian pengendalian Resistensi Antimikroba berdasarkan hasil pengawasan BPOM tahun 2025. Meski demikian, upaya tersebut harus terus ditingkatkan melalui kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam penggunaan antibiotik yang bijak untuk menekan potensi munculnya resistensi antimikroba.
Tidak hanya berfokus pada pengawasan, pertemuan ini juga membahas dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat dan pelaku UMKM agar mampu menghasilkan produk pangan yang aman, bermutu, dan berdaya saing.
Pendampingan yang dilakukan Balai POM di Sofifi dapat membantu pelaku usaha memenuhi berbagai standar keamanan pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Kepala Balai POM di Sofifi, Ermanto Siahaan juga menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung setiap program yang dapat disinergikan dengan pemerintah daerah.
"BPOM Maluku Utara di Sofifi siap membantu dan mendukung semua program yang bisa kita integrasikan. Mulai dari desa pangan aman, pasar pangan aman, sekolah yang membudayakan keamanan pangan, hingga pengawalan Program Makan Bergizi Gratis. Kita harus bersama-sama memitigasi risiko agar tidak terjadi keracunan pangan.
Ke depan juga ada program Koperasi Desa Merah Putih yang akan diluncurkan, dan di dalamnya terdapat sektor farmasi yang tentu memerlukan pendampingan serta pengawasan," ujarnya.
Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Balai POM di Sofifi dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, kedua pihak berkomitmen menghadirkan pengawasan obat dan makanan yang semakin efektif guna melindungi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.