Perkumpulan Purna Bakti Pegawai Propinsi Kepulauan Riau Tetap Bisa Memberikan Masukan Kepada Pemerintahan Kendati Sudah Pensiun

Perkumpulan Purna Bakti Pegawai Propinsi Kepulauan Riau Tetap Bisa Memberikan Masukan Kepada Pemerintahan Kendati Sudah Pensiun
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengukuhkan Amir Faizal sebagai Ketua Perkumpulan Purna Bakti Pegawai Pemprov Kepri. (Foto: Desmawati/Spektroom)

Tanjungpinang-Spektroom : Perkumpulan Purna Bakti Pegawai Propinsi (P2BP2) Kepulauan Riau (Kepri) keanggotaannya terdiri dari para pensiunan Aparatur Sipil Negeri (ASN) Pemerintahan Propinsi (Pemprov) Kepri.

Ketua Perkumpulauan Purna Bakti Pegawai Propinsi Kepulauan Riau Amir Faisal kepada Spektroom mengemukakan P2BP2 adalah wadah silaturahim pensiunan pegawai Pemprov, ujarnya Sabtu (18/4/2026).

“Organisasi pensiunan Pemprov Kepri bukan organisasi besar seperti organisasi Pesatuan Weredetama Republik Indonesia (PWRI) yang di Kepri dengan keanggotaannya sangat luas,” katanya usai pengukuhan.

Jika organisasi P2BP2 berkembang, berkemungkinan Kabupaten dan Kota bisa membentuk cabang hingga kecamatan.

“Kami harapkan perkumpulan tetap,menjalin silaturahim, baik antari sesama pensiunan maupun antara pensiunan dengan Pemerintah dan bisa memberikan masukan kepada Pemprov Kepri kendati sudah pensiun,” ujar Amir.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Pengurus Perkumpulan Purna Bakti Pegawai Provinsi Kepulauan Riau. (Foto: Desmawati/Spektroom)

Pengukuhan Perkumpulan Purna Bakti Pegawai Propinsi Kepulauan Riau dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad untuk masa bakti 2026-2029, yang disejalankan halal bihalal idul fitri 1447 hijriah dihadiri Ketua PWRI Kepri, Herizal Hood.

Berita terkait

Pemerintah Tegaskan Kembali 3 Lahan di Tanah Abang Aset Negara, Siap Dibangun  Hunian Rakyat

Pemerintah Tegaskan Kembali 3 Lahan di Tanah Abang Aset Negara, Siap Dibangun  Hunian Rakyat

Jakarta — Spektroom : Pemerintah menegaskan status tanah sebagai aset negara di tiga lokasi kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta,Sabtu (18/4/2026). Menteri Maruarar mengatakan sebelum nya, Jumat (17/4)  ada pertemuan dengan Danantara Indonesia, BP BUMN, Kementerian

Nurana Diah Dhayanti