Pertumbuhan Ekonomi Jeneponto 2025, Tumbuh Positif, Optimis Hadapi 2026

Pertumbuhan Ekonomi Jeneponto 2025, Tumbuh Positif, Optimis Hadapi 2026
Pertumbuhan Ekonomi 24 Kab/Kota sulsel tahun 2025 (Foto BPS Jeneponto )

Jeneponto-Spektroom: Kinerja perekonomian Kabupaten Jeneponto menunjukkan tren yang semakin menguat.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jeneponto, Dwi Santosa Mukti Buana, S.Pd.S.Stat, di Bontosunggu Sabtu (28/2/2026) mengatakan pertumbuhan ekonomi hingga Triwulan II Tahun 2025 tercatat sebesar 6,44 persen (c-to-c) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut menegaskan bahwa aktivitas ekonomi daerah bergerak dalam jalur yang positif dan stabil. Secara triwulan ke triwulan (q-to-q), pertumbuhan bahkan mencapai 23,68 persen, mencerminkan dinamika produksi dan distribusi yang semakin aktif di berbagai sektor.
Struktur ekonomi

"Kabupaten Jeneponto masih ditopang oleh sektor primer, namun sektor sekunder dan tersier turut memberikan kontribusi yang konsisten" ujarnnya.

Konsumsi rumah tangga, lanjutannya tetap menjadi penggerak utama perekonomian, diperkuat oleh pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang menunjukkan meningkatnya investasi dan pembentukan aset produktif di daerah.

Tren 2025 memperlihatkan akselerasi pertumbuhan yang lebih baik. Hal ini menjadi indikator bahwa kebijakan pembangunan daerah berjalan pada arah yang tepat serta didukung oleh sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

"Melihat perkembangan hingga pertengahan 2025, prospek ekonomi Kabupaten Jeneponto pada tahun 2026 dipandang tetap optimis". ujarnya lagi.

Santosa menambahkan, Stabilitas ekonomi regional Sulawesi yang berada di atas rata-rata nasional turut memberikan efek multiplier terhadap perekonomian daerah.

"Di tengah dinamika global, fundamental ekonomi nasional yang tetap solid menjadi ruang penguatan bagi sektor-sektor lokal untuk terus berkembang" katanya.

Terpisah Bupati Jeneponto H.M.Paris Yasir menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

"Ke depan, komitmen terhadap pembangunan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan akan terus diperkuat guna menjaga momentum pertumbuhan" tutup dia.

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс