Perubahan Nomenklatur OPD, Pemkab Landak Lantik dan Kukuhkan Pejabat
Spektroom — Pemerintah Kabupaten Landak kembali menata struktur birokrasi sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja dan pelayanan publik.
Penataan tersebut ditandai dengan pengangkatan kembali dan pelantikan Jabatan Tinggi Pratama, Administrator, serta Pengawas pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menyusul perubahan nomenklatur perangkat daerah, di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Kamis (29/01/2026).
Pelantikan dipimpin langsung Wakil Bupati Landak, Erani, dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Heri Adiwijaya, Wakil Ketua DPRD Landak, serta jajaran kepala OPD.
Perubahan nomenklatur ini mencakup 10 OPD dan turut berdampak pada pergeseran sejumlah bidang sesuai struktur organisasi terbaru.
Erani menegaskan, perubahan nomenklatur bukan sekadar penyesuaian administratif, melainkan langkah strategis untuk mendorong peningkatan kinerja birokrasi.
Ia mengingatkan agar perubahan tersebut tidak menjadi alasan terhambatnya pelayanan kepada masyarakat.
“Pelantikan dan pengukuhan ini terjadi karena ada perubahan nomenklatur. Namun yang paling penting, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu,” kata Erani.
Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik segera menyesuaikan diri dengan struktur dan tugas baru.
Menurutnya, efektivitas organisasi sangat bergantung pada kekompakan, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).
“Sebagai pelayan masyarakat, yang diminta tidak banyak.
Bekerja sesuai SOP, kompak sebagai tim, dan disiplin. Itu kunci agar pelayanan berjalan optimal,” ujarnya.
Lebih jauh, Erani mengingatkan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukan semata posisi struktural, melainkan amanah dan bentuk kepercayaan pimpinan daerah.
Kepercayaan tersebut, kata dia, harus dijawab dengan kerja nyata dan kontribusi terbaik di masing-masing OPD.
“Ini bukan soal jabatan, tapi soal panggilan dan tanggung jawab. Ketika kita dipercaya, di situlah kita berkontribusi untuk meringankan beban pimpinan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Erani menyatakan optimistis para pejabat yang dilantik memiliki komitmen, target, dan tujuan yang jelas dalam menjalankan tugas.
Ia berharap perubahan nomenklatur dan penataan ulang OPD dapat membuat organisasi pemerintahan lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan penataan struktur tersebut, Pemkab Landak menargetkan birokrasi yang semakin dinamis dan profesional, sekaligus mampu menghadirkan pelayanan publik yang efektif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
.