Pesan Natal 2025 Menag Nazaruddin Umar

Pesan Natal 2025 Menag Nazaruddin Umar

0:00
/3:29

Source YouTube Kemenag RI

Spektroom - Natal 2025 hadir bukan sekadar sebagai perayaan iman, tetapi sebagai ruang pemulihan.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Kristiani memaknai Natal tahun ini sebagai panggilan untuk kembali merawat keluarga—tempat pertama di mana kasih, iman, dan harapan dilahirkan.

Dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, Menag menegaskan bahwa keluarga adalah jantung kehidupan berbangsa. Dari rumah-rumah yang utuh dan penuh kasih, lahir gereja yang kuat, masyarakat yang rukun, dan Indonesia yang berpengharapan.

Jika keluarga dipulihkan, maka gereja akan bertumbuh. Jika gereja kuat, masyarakat menjadi rukun. Dan jika keluarga-keluarga kita tangguh, bangsa ini akan menemukan kembali arah dan harapanna.

Menurut Menag, di tengah arus polarisasi, tekanan ekonomi, dan dampak bencana yang masih dirasakan banyak keluarga, rumah harus kembali menjadi ruang aman bagi iman dan kemanusiaan.

Itulah sebabnya Kementerian Agama, kata Menag, menempatkan penguatan ketahanan keluarga sebagai salah satu agenda strategis. Keluarga tidak hanya mendidik anak, tetapi menanamkan nilai moderasi, empati, dan tanggung jawab sosial sejak dini.

Keluarga yang sehat secara spiritual dan sosial adalah fondasi paling kokoh bagi Indonesia yang damai dan beradab.

Natal juga dimaknai Menag sebagai panggilan iman untuk merawat bumi. Di hadapan krisis iklim dan kerusakan lingkungan, setiap keluarga dipanggil untuk menjadi bagian dari solusi.

Iman harus menyentuh cara kita hidup. Mengurangi plastik, menanam pohon, menghemat energi—itulah bentuk syukur kita kepada Tuhan atas ciptaan-Nya.

Lebih jauh, Menag mengingatkan bahwa Natal 2025 berlangsung di tengah duka banyak saudara sebangsa yang terdampak bencana. Karena itu, Natal tidak boleh dirayakan dengan lupa pada mereka yang sedang kehilangan.

Kekuatan Natal bukan pada kemewahan perayaan, melainkan pada keberanian untuk berbagi beban dengan mereka yang sedang terluka.

Menag berharap Natal menjadi ruang perjumpaan lintas batas, tempat solidaritas dan kemanusiaan kembali menemukan maknanya.

Mari kita jadikan keluarga sebagai pelabuhan cinta yang menyelamatkan, sekaligus menjadi penjaga alam semesta yang Tuhan titipkan. Selamat Natal 2025 dan Menyambut Tahun Baru 2026.(@Ng).

Berita terkait

Ely Toisutta: Jukulele Harus Jadi kekuatan Jaga Budaya dan Perdamaian Ambon

Ely Toisutta: Jukulele Harus Jadi kekuatan Jaga Budaya dan Perdamaian Ambon

Ambon-Spektroom : Musik kembali menjadi kekuatan penting dalam merawat identitas, persaudaraan, dan perdamaian di Kota Ambon. Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, mendorong agar musik, khususnya Jukulele, tidak berhenti sebagai hiburan, tetapi terus dikembangkan sebagai ruang kreativitas generasi muda sekaligus sarana memperkuat kebersamaan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Ely saat menghadiri Festival

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Pemko Tanjungpinang: Proses Seleksi Calon Direksi BPR Bestari Sesuai Mekanisme dan Ketentuan

Pemko Tanjungpinang: Proses Seleksi Calon Direksi BPR Bestari Sesuai Mekanisme dan Ketentuan

Tanjungpinang'Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai kondisi PD. BPR Bestari (Perseroda). Pemko menegaskan bahwa proses seleksi calon Direksi BPR Bestari Tanjungpinang telah dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, selaku Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direksi BPR

Desmawati, Rafles
Sambut HUT RI ke-81, ASN Kemenag Ternate Kompak Bersihkan Masjid Lewat GEBERMAS

Sambut HUT RI ke-81, ASN Kemenag Ternate Kompak Bersihkan Masjid Lewat GEBERMAS

Ternate-Spektroom : Semangat gotong royong dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Gerakan Bersih Masjid (GEBERMAS) yang dilakukan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ternate di Masjid Al Muthathahirin, Kelurahan Maliaro, Senin (10/8/2026). Kegiatan GEBERMAS tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak yang dilaksanakan oleh jajaran Kementerian Agama di seluruh Indonesia, sesuai arahan Menteri

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
ссс