Peserta UNEJ Law Run for Justice 2025 Melebihi Ekspektasi, Ada Peserta Mancanegara

Peserta UNEJ Law Run for Justice 2025 Melebihi Ekspektasi, Ada Peserta Mancanegara
Rektor dan Ketua Senat UNEJ melepas peserta UNEJ Law Run for Justice 2025 (foto: humas unej)

Spektroom – Gelaran UNEJ Law Run for Justice 2025, hari Minggu (30/11/2025) pagi, diikuti 2.230 pelari yang memenuhi kawasan Fakultas Hukum Universitas Jember (FH UNEJ). Jumlah itu melampaui ekspektasi panitia, menjadikan event tahunan FH UNEJ ini sebagai salah satu ajang olah raga Jember yang paling meriah di penghujung tahun. Pada tahun lalu, peserta kegiatan serupa sebanyak 1.906 peserta.

Dekan FH UNEJ, Prof. I Gede Widhiana Suarda, bertekad akan konsisten menggelar UNEJ Law Run for Justice setiap tahun. Selain untuk memperingati dies natalis FH dan UNEJ, ajang ini juga diharapkan menjadi ajang olah raga yang akan membawa nama kampus UNEJ dikenal lebih luas lagi.

“Kami serius mempersiapkan UNEJ Law Run sejak empat bulan lalu, agar semua peserta bisa berlari dengan nyaman apalagi pesertanya beragam tidak hanya warga kampus, bahkan ada peserta dari luar negeri,” ungkap Prof. I Gede Widhiana Suarda.

Tahun ini, kategori lomba lari lima kilometer (5K) diikuti oleh 1.870 pelari, sementara sisanya mengikuti kategori lomba lari sepuluh kilometer (10K), termasuk kelompok 10K Master untuk pelari berusia 40 tahun ke atas. Kedua kategori dilepas secara bergelombang sehingga peserta dapat menikmati pengalaman lari yang nyaman dan aman.

Salah satu peserta asal Belanda Wim van der Male, menyampaikan kegembiraannya dapat mengikuti UNEJ Law Run 2025. Wim memuji panitia yang menurutnya mampu menyelenggarakan kegiatan dengan baik. Mulai dari keamanan lintasan lari hingga penyediaan air bagi peserta.

Wim van der Male (tengah) bersama peserta lainnya (foto: humas unej)

“Ini kali pertama saya mengikuti lomba lari di Indonesia dan saya suka, apalagi kaosnya bagus,” tutur Wim yang sering mengikuti lomba lari di negaranya.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UNEJ, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., yang menegaskan bahwa UNEJ Law Run tahun ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga ruang untuk merayakan nilai-nilai keadilan yang diusung FH.

Rektor UNEJ menyampaikan sambutan (foto: humas unej)

“Tentu dalam lari kali ini tidak hanya menyehatkan badan kita, tapi punya filosofi for justice. Kita ingin mengejar keadilan, bahwa justice tidak boleh tertinggal di belakang,” ujarnya.

Salah satu elemen penting dalam UNEJ Law Run 2025 adalah kehadiran para pacer, yang berasal dari komunitas Jember Runners. Mereka yang membantu peserta menjaga ritme sehingga dapat mencapai target waktu secara konsisten. Para pacer ini menjadi penjaga tempo sekaligus motivator di lintasan.

Peserta pertama yang menyentuh garis finish di kategori 5 K. (foto: humas unej)

Selain perlombaan lari, acara juga dimeriahkan oleh Zumba Session dengan energi penuh dari Zin Ina Rose, Zin Nana, DJ Nazhme, dan Guntur Arisandy. Doorprize mulai dari sepeda motor hingga perlengkapan elektronik semakin menambah kemeriahan, sementara kategori Best Costume menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta yang tampil kreatif.

Panitia UNEJ Law Run 2025 menyediakan hadiah bagi lima peserta laki-laki dan perempuan yang mampu menyentuh garis finish tercepat di tiap kategorinya. Dengan sinergi bersama, UNEJ Law Run for Justice 2025 kembali menjadi ruang olahraga dan literasi keadilan yang merangkul semua kalangan, menghadirkan pengalaman berlari yang penuh semangat, kebersamaan, dan makna. (Yul/elz/iim)

Berita terkait