Petugas Haji Depok Diingatkan Utamakan Layanan Jemaah, Ibadah Sunnah Dilakukan Setelah Tugas Selesai

Petugas Haji Depok Diingatkan Utamakan Layanan Jemaah, Ibadah Sunnah Dilakukan Setelah Tugas Selesai
Kantor Kementrian Haji dan Umrah Kota Depok Jalan Raya Citayam Depok.(foto Dok Spektroom).

Depok –Spektroom: Kantor Urusan Haji dan Umrah Kota Depok menegaskan seluruh petugas pendamping haji wajib mengutamakan pelayanan kepada jemaah selama bertugas di Tanah Suci. Para petugas diingatkan agar tidak mendahulukan pelaksanaan ibadah sunnah sebelum menyelesaikan tugas utama mendampingi dan melayani jemaah.

Kepala Seksi Bidang Urusan Haji dan Umrah Kota Depok, Reta Prima Dewi, mengatakan seluruh petugas terus memantau kondisi dan perkembangan jemaah haji asal Kota Depok selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

"Petugas pendamping harus mendahulukan tugasnya. Mereka tidak boleh melakukan ibadah-ibadah sunnah sebelum tugas utama dijalankan. Mereka bertugas terlebih dahulu, baru disambi dengan ibadah," ujar Reta.

Menurutnya, seluruh petugas pendamping telah dipersiapkan secara matang sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Mereka memperoleh pembinaan, pelatihan, serta pembekalan mengenai tugas, tanggung jawab, dan pelayanan kepada jemaah agar mampu menjalankan perannya secara profesional.

Reta menjelaskan, pada musim haji 2026 Kota Depok memberangkatkan enam kelompok terbang (kloter). Dalam setiap kloter terdapat enam petugas pendamping yang terdiri atas satu ketua kloter, satu pembimbing ibadah, dua petugas kesehatan yang meliputi seorang dokter dan seorang perawat, serta dua Petugas Haji Daerah (PHD).

Secara keseluruhan, sebanyak 36 petugas diterjunkan untuk memberikan pelayanan kepada ribuan jemaah asal Kota Depok selama berada di Tanah Suci.

Berdasarkan data Kantor Urusan Haji dan Umrah Kota Depok, kuota haji Kota Depok pada 2026 sebanyak 2.631 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.423 jemaah telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji. Adapun jemaah yang berhasil diberangkatkan mencapai 2.421 orang, sementara dua calon jemaah lainnya mengalami penundaan keberangkatan.

Di tengah pelaksanaan ibadah haji tahun ini, Reta menyampaikan kabar duka atas wafatnya seorang jemaah asal Kota Depok, yakni H. Mochamad Irsal (75), warga Kecamatan Cinere yang tergabung dalam Kloter 2 JKS.

Meski demikian, pihaknya memastikan seluruh petugas terus memberikan pendampingan dan pelayanan maksimal kepada seluruh jemaah, baik dalam aspek kesehatan, ibadah, maupun kebutuhan selama berada di Arab Saudi.

"Kami berharap seluruh jemaah haji asal Kota Depok dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar, senantiasa diberikan kesehatan, serta kembali ke Tanah Air dengan selamat dan memperoleh predikat haji yang mabrur," pungkas Reta..(wis).

Berita terkait

Wabup Sleman Dorong Keberlanjutan Pengentasan Kemiskinan Lewat Beasiswa Sleman Pintar

Wabup Sleman Dorong Keberlanjutan Pengentasan Kemiskinan Lewat Beasiswa Sleman Pintar

Sleman – Spektroom : Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah yang ditempuh adalah Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana (Pratu Kemis Sarjana) yang diwujudkan melalui Beasiswa Sleman Pintar. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa saat membuka Sosialisasi Beasiswa Sleman

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Bidik Ekosistem Kejahatan Digital, Pemerintah Berantas Judol Sampai Keakarnya

Bidik Ekosistem Kejahatan Digital, Pemerintah Berantas Judol Sampai Keakarnya

Jakarta-Spektroom : Pemerintah mengubah strategi pemberantasan judi online dengan tidak lagi berfokus pada pemblokiran situs semata, tetapi membidik seluruh ekosistem kejahatan digital yang menopang operasinya. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemberantasan judi online kini memasuki pendekatan baru yang menyasar seluruh ekosistem kejahatan, mulai dari situs, aliran dana, hingga jaringan

Diah Utami, Rafles
ссс