PKK Kabupaten Madiun Ikut Berperan Bangun Generasi Bangsa
Madiun-Spektroom : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun, Ny. Erni Hari Wuryanto menyatakan bahwa PKK memiliki peran krusial sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat dari unit terkecil, yaitu keluarga. Pernyataan itu disampaikan Ny. Erni Hari Wuryanto pada kunjungan kerjanya di Desa Bodag, Kecamatan Kare, (13/5/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda rutin bulanan "Bahana Bersahaja" yang berlangsung selama dua hari, sekaligus menjadi momentum peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat kabupaten. Erni menegaskan bahwa seluruh program PKK saat ini diarahkan untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui tujuh prioritas nasional. Fokus utama tersebut mencakup penguatan karakter melalui pola asuh di era digital, peningkatan kualitas pendidikan dan ekonomi, hingga ketahanan pangan berbasis masyarakat. Ny. Erni Hari Wuryanto juga memberikan apresiasi khusus bagi Desa Bodag yang sukses menembus nominasi lima besar dalam evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK tingkat kabupaten. "Prestasi ini adalah bukti kerja keras seluruh kader. Saya berharap Desa Bodag terus berinovasi dan mampu membawa nama baik kabupaten di jenjang yang lebih tinggi," ungkapnya. Menyambut kehadiran rombongan, Ketua TP PKK Desa Bodag, Sumarni, memaparkan profil organisasi yang terdiri dari 30 anggota inti dan 46 kelompok dasawisma. Dalam laporannya, Sumarni memperkenalkan berbagai inovasi unggulan desa yang dikemas dengan nama-nama kreatif untuk menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Rangkaian kunjungan di Desa Bodag tidak hanya terpusat pada pertemuan formal. Ny. Erni Hari Wuryanto beserta rombongan turut meninjau langsung berbagai fasilitas publik, mulai dari layanan kesehatan, kelas ibu hamil, hingga kegiatan pelestarian budaya melalui kesenian karawitan. Saat berkunjung ke SDN Bodag 02, Ny. Erni Hari Wuryanto menyempatkan diri berdialog dengan para siswa untuk memotivasi mereka agar tekun membaca dan memahami isi bacaan sebagai bekal meraih cita-cita.
Dirinya juga berpesan agar anak-anak mulai membatasi penggunaan gawai demi kesehatan mental dan fokus belajar.