Menaker Yassierli Resmikan Sumur Bor Wakaf untuk Warga Balai Gadang
Padang-Spektroom : Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli meresmikan fasilitas sumur bor dan tempat wudhu di Masjid Raya Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (14/5/2026).
Bantuan tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu.
Pembangunan sumur bor itu berasal dari bantuan pribadi Yassierli yang berkolaborasi dengan Human Initiative.
Ia menyebut bantuan tersebut dipersembahkan sebagai wakaf atas nama kedua orang tuanya untuk masyarakat di kampung halaman.
Yassierli mengaku terdorong untuk berbuat sesuatu bagi Sumatera Barat setelah bencana melanda tahun lalu.
Menurutnya, persoalan ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak yang dirasakan warga ketika itu.
“Sumur bor sudah selesai dikerjakan walaupun ada sedikit kendala secara teknis saat pengerjaan, karena banyak batu di bawah sehingga kedalamannya mencapai 50 meter.
Hasilnya, airnya bagus dan jernih. Saat ini sudah bisa dinikmati oleh jemaah masjid maupun masyarakat umum,” katanya.
Ia menjelaskan, saat bencana terjadi Kementerian Ketenagakerjaan segera membentuk posko layanan darurat yang dipusatkan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Banda Buek, Kecamatan Lubuk Kilangan.
Selanjutnya, kementerian menjalankan program pemulihan dengan menyalurkan bantuan senilai Rp 32 miliar di Sumatera Barat.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program, mulai dari kegiatan padat karya hingga pelatihan keterampilan bagi masyarakat.
Salah satu program yang dijalankan yakni pelatihan berbasis Information Technology (IT) bagi sekitar 3.200 generasi muda di Kota Padang.
Peserta pelatihan nantinya juga memperoleh akses ke platform pembelajaran digital guna meningkatkan kemampuan mereka.
Kementerian Ketenagakerjaan memastikan akan terus mengevaluasi pelaksanaan program dan membuka peluang penambahan bantuan apabila dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi yang turut hadir dalam peresmian itu menyampaikan apresiasi atas bantuan dari Menteri Ketenagakerjaan dan Human Initiative dalam mendukung akses air bersih bagi warga Balai Gadang.
Ia berharap bantuan air bersih dan program pelatihan kerja tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Sementara itu, Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati mengatakan program sumur bor di Balai Gadang menjadi bagian dari tahap transisi menuju pemulihan pascabencana di Sumatera Barat.
Selain pembangunan sumur bor, Human Initiative juga membangun intake dan reservoir di Salareh Aia Timur, Kabupaten Agam, guna membantu distribusi air bersih bagi 37 kepala keluarga serta pembangunan masjid di kawasan tersebut.