PLN Lakukan Penggantian Isolator Korosi untuk Antisipasi Gangguan Listrik Ramadan
Salatiga-Spektroom: Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga meningkatkan upaya pemeliharaan jaringan transmisi guna memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengganti isolator yang mengalami korosi pada jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).
Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) di Tower 32 Phasa R jalur SUTT 150 kV Bantul–Kalasan 1.
Menariknya, proses pemeliharaan tetap dilakukan saat jaringan dalam kondisi bertegangan dengan arus mencapai 238 ampere. Melalui metode PDKB, pekerjaan dapat dilaksanakan tanpa perlu melakukan pemadaman listrik sehingga pasokan energi kepada pelanggan tetap terjaga.
Manager PLN UPT Salatiga, Ardylla Rommyonegge Selasa menjelaskan bahwa penggantian isolator merupakan langkah penting untuk mencegah potensi gangguan pada sistem transmisi.
Menurutnya, komponen isolator yang mengalami penurunan kualitas dapat mempengaruhi stabilitas penyaluran listrik jika tidak segera diganti.
“Pemeliharaan ini merupakan bagian dari langkah antisipasi agar potensi gangguan dapat dideteksi dan ditangani sejak dini. Dengan demikian sistem transmisi tetap andal dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas maupun ibadah Ramadan dengan nyaman,” ujarnya.
Seluruh proses pekerjaan dilakukan dengan mengikuti prosedur operasional yang ketat serta standar keselamatan kerja yang berlaku. Tim PDKB memastikan setiap tahapan dilaksanakan secara presisi untuk menjaga keamanan personel dan peralatan.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Yogyakarta dengan tim PDKB UPT Salatiga dalam menjaga keandalan jaringan listrik di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Handy Wihartady, menegaskan bahwa keandalan sistem transmisi menjadi prioritas PLN, terutama dalam menghadapi momentum penting seperti Ramadan.
Ia menyebutkan bahwa pasokan listrik yang stabil merupakan hasil dari pemeliharaan yang konsisten serta dedikasi petugas di lapangan.
“PLN terus memastikan seluruh infrastruktur transmisi berada dalam kondisi optimal agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah dengan tenang,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan Selasa (10/3/2026) kondisi jaringan lancar tanpa ada gangguan berarti (Ning.B).