PLN UID Jateng Pastikan Keandalan Listrik Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

PLN UID Jateng Pastikan Keandalan Listrik Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H
Sebanyak 90 personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) disiagakan untuk menjamin pasokan listrik stabil (Foto: Dok.Humas PLN IUD Jateng).

Semarang-Spekttoom: PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah menegaskan kesiapan sistem kelistrikan di wilayahnya untuk menghadapi periode Siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Berbagai langkah pengamanan disiapkan agar pasokan listrik tetap stabil dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas ibadah maupun perjalanan mudik dengan nyaman.

Berdasarkan proyeksi PLN, beban puncak listrik di Jawa Tengah selama periode tersebut diperkirakan mencapai 3.866 megawatt (MW). Sementara itu, daya mampu pasok mencapai 7.203 MW, sehingga tersedia cadangan daya sebesar 3.337 MW atau sekitar 46,33 persen. Dengan cadangan tersebut, PLN optimistis kebutuhan listrik masyarakat dapat terpenuhi dengan aman.

General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, mengatakan pihaknya menyiapkan ribuan personel siaga untuk memastikan pelayanan kelistrikan tetap berjalan optimal selama Ramadan hingga masa arus mudik dan balik Lebaran.

Sampai Kamis (12/3/2026), sebanyak 3.888 personel dikerahkan dalam masa siaga. Jumlah tersebut terdiri dari 3.440 tenaga alih daya, 358 pegawai PLN, serta 90 personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Menurut Bramantyo, kesiap siagaan ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan serta menjaga keandalan pasokan listrik di berbagai wilayah.

“Langkah ini dilakukan agar seluruh aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idul fitri dapat berlangsung lancar tanpa kendala kelistrikan,” ujarnya.

Selain menyiagakan personel, PLN juga memperkuat dukungan peralatan operasional di berbagai titik. Fasilitas yang disiapkan antara lain 99 posko siaga, 84 unit genset, 43 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 141 Unit Gardu Bergerak (UGB), 284 mobil operasional, serta 403 sepeda motor operasional untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan.

PLN juga memberikan perhatian khusus pada sejumlah lokasi prioritas yang diprediksi mengalami lonjakan aktivitas masyarakat. Sebanyak 296 lokasi menjadi fokus pengamanan pasokan listrik, meliputi 76 tempat ibadah, 126 kantor instansi pemerintah, 19 lokasi wisata, 23 rest area, serta 52 pusat transportasi seperti bandara, stasiun, terminal, dan pelabuhan.

Di sisi lain, PLN UID Jawa Tengah turut memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik untuk mendukung mobilitas masyarakat selama arus mudik. Saat ini tersedia 305 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 192 lokasi di wilayah Jawa Tengah.

Khusus di jalur Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah, PLN menyiapkan 79 unit SPKLU yang berada di 24 rest area. Fasilitas tersebut terdiri dari lima unit Ultra Fast Charging, 17 unit Fast Charging, 29 unit Medium Charging, serta 28 unit Standard Charging.

Dengan berbagai langkah tersebut, PLN UID Jawa Tengah berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung kelancaran ibadah Ramadan serta perjalanan masyarakat selama Idulfitri. (Ning.B).

Berita terkait