Plt Bupati Ponorogo Kawal Program MBG

Plt Bupati Ponorogo Kawal  Program MBG
Rapat Pengawalan Serius Program MBG di Ponorogo (ft. Kominfo)

Spektroom - Kabupaten Ponorogo mendapat total kuota 117 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari jumlah 117 SPPG itu, 49 di antaranya sudah operasional, 12 belum operasional, 1 berhenti sementara, dan sisanya masih tahap persiapan.

Kecamatan Ponorogo tercatat sebagai wilayah dengan kuota SPPG paling banyak, yakni 19 unit yang 9 di antaranya sudah aktif. Sedangkan, Kecamatan Ngebel, Sooko, dan Pudak masing-masing memiliki kuota 1 SPPG dan belum beroperasi.

Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita pada rapat dengan para camat, lurah serta Perangkat Daerah di ruang Bantarangin Pemkab setempat meminta setiap SPPG memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebelum beroperasi. “Ini langkah pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi, penerima manfaatnya adalah kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” ungkap Lisdyarita (20/2/2026).

Pentingnya kualitas bahan baku dan standar menu. Dengan nominal setara Rp 8.000- Rp 10.000 per porsi makan, kualitas bahan baku tidak boleh disepelekan. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Ponorogo Harjono menjelaskan SPPG sebagai unit usaha wajib memenuhi ketentuan perizinan sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI 56210). Karena termasuk usaha kecil dengan risiko menengah rendah, maka wajib memiliki PBG (persetujuan bangunan gedung), NIB (nomor induk berusaha), sertifikat standar, dan SLHS. Proses teknis dilakukan oleh dinas terkait, bukan hanya dinas perizinan.

Besarnya anggaran dalam program MBG di Ponorogo yang mencapai Rp 1,7 triliun per tahun harus mampu meningkatkan perekonomian sehingga yang merasakan dampaknya tidak hanya penerima manfaat. Koordinator Wilayah SPPG Ponorogo, Sheila Amanda menjamin setiap kepala unit SPPG bergelar sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) yang direkrut secara nasional melalui proses ketat.

Data penerima manfaat bersumber dari dapodik, education management information system (EMIS), serta data ibu hamil dan menyusui dari pusat. Pihaknya juga siap melakukan koordinasi dengan setiap pemangku wilayah di Ponorogo agar program MBG tepat sasaran.

Berita terkait

Rapat Paripurna DPRD Kuansing Setujui Ranperda Pertanggungan Jawaban APBD 2025

Rapat Paripurna DPRD Kuansing Setujui Ranperda Pertanggungan Jawaban APBD 2025

Teluk Kuantan-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuantan Singingi dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kuansing, Jumat (31/7/

Salman Nurmin, Rafles
Balutan Merah Putih Percantik Jembatan Saballang, Prajurit Kodim 1425/Jeneponto dan Warga Jaga Kualitas Pembangunan

Balutan Merah Putih Percantik Jembatan Saballang, Prajurit Kodim 1425/Jeneponto dan Warga Jaga Kualitas Pembangunan

Jeneponto –Spektroom : Warna merah dan putih mulai menghiasi Jembatan Gantung Sungai Saballang yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto. Dengan penuh ketelitian, prajurit TNI bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pengecatan pada sejumlah titik konstruksi jembatan sebagai upaya menjaga kualitas pembangunan yang terus berjalan.

Yahya Patta, Rafles
Mahasiswa UMI Makassar Berhasil Temukan Model Variational Autoencoder untuk Deteksi Wajah Daftar Pencarian Orang

Mahasiswa UMI Makassar Berhasil Temukan Model Variational Autoencoder untuk Deteksi Wajah Daftar Pencarian Orang

Makasar-Spektroom : Mahasiswa dari Universitas Muslim Indonesia berhasil mencatatkan prestasi gemilang di bidang teknologi kecerdasan buatan pada tahun 2026. Melalui proyek inovasi karsa cipta bernama DISGUISE-ID, mereka sukses merancang dan menguji model algoritma mutakhir yang mampu mengidentifikasi wajah Daftar Pencarian Orang dengan tingkat akurasi rekonstruksi yang sangat tinggi, yakni mencapai 94,

Yahya Patta, Rafles
ссс