Polantas Maluku Gelar Operasi Simpatik Salawaku 2026, Lebih Sering Bagi Helm Daripada Tilang

Polantas Maluku Gelar Operasi Simpatik Salawaku 2026, Lebih Sering Bagi Helm Daripada Tilang
Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang digelar di Ruang Rapat Utama Basudara Manise, Lantai V Mapolda Maluku, Kamis (18/6/2026).foto Humas polda Maluku.

Ambon-Spektroom: Polda Maluku bersiap menggelar Operasi Simpatik Salawaku 2026. Persiapan ini dimatangkan lewat latihan pra-operasi di Mapolda Maluku pada Kamis (18/6/2026).

Kepala Biro Operasi Polda Maluku, Kombes Pol Ronald Refli Rumondor, memimpin langsung latihan ini. Ia meminta semua polisi yang bertugas nanti untuk bersikap ramah dan sopan kepada warga.

Fokus pada Edukasi, Bukan Tilang

Operasi tahun ini tidak fokus pada penegakan hukum atau tilang. Polisi akan lebih banyak melakukan aksi sosial yang menyentuh hati masyarakat.

Berikut adalah beberapa kegiatan utama dalam operasi ini:

-Bagi-bagi helm gratis kepada pengendara di jalan. --Sosialisasi keselamatan lewat obrolan santai dan ramah. --Kunjungan sosial atau anjangsana ke rumah warga. --Penyebaran info edukatif lewat media sosial oleh tim humas.

Membangun Rasa Aman Bersama Kombes Pol Ronald menjelaskan bahwa keberhasilan operasi ini bukan dilihat dari banyaknya pelanggar yang ditangkap. Indikator suksesnya adalah saat warga sadar pentingnya memakai helm dan mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan diri sendiri.

Polisi juga diminta untuk menjaga sikap di lapangan. Jangan sampai ada tindakan kasar yang bisa merusak nama baik kepolisian.

Lewat operasi ini, Polda Maluku ingin menjadi sahabat dekat masyarakat. Polisi berharap warga Maluku makin tertib berkendara dan merasa aman saat di jalan raya.(Hy/EM)

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс