Polda Kalsel Gulung Jaringan Narkoba Internasional Fredy Pratama dalam Operasi Antik Intan 2026

Polda Kalsel Gulung Jaringan Narkoba Internasional Fredy Pratama dalam Operasi Antik Intan 2026
Suasana Konferensi Pers Polda Kalsel.(Foto Humas Polda Kalsel)

Junaidi, Agung Yunianto

Banjarbaru-Spektroom : Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama Polres jajaran sukses menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi "Antik Intan-2026". Operasi yang berlangsung selama dua pekan, terhitung sejak 12 Mei hingga 25 Mei 2026, berhasil mengungkap ratusan kasus dan mengamankan ratusan tersangka serta barang bukti bernilai miliaran rupiah.

Barang bukti yang berhasil diamankan.(Foto Humas Polda Kalsel)

Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers yang berlangsung di Gedung Dit Tahti Polda Kalsel, Banjarmasin, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Karo Ops Polda Kalsel, Dir Resnarkoba Polda Kalsel, Kaur Pensat Bid Humas Polda Kalsel, Kabid Berantas BNNP Kalsel, Wadir Resnarkoba Polda Kalsel, dan para Kasubdit Ditresnarkoba Polda Kalsel.

Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam kesempatan itu Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Eko Irianto, S.I.K. menerangkan Berdasarkan data rekapitulasi hasil operasi, Polda Kalsel berhasil mengungkap sebanyak 284 kasus. Dari total kasus tersebut, terdapat 66 kasus yang merupakan Target Operasi (TO) dan 296 kasus Non-TO.

Dari hasil penindakan tegas di lapangan, petugas mengamankan total 362 tersangka. Mayoritas dari para pelaku didominasi oleh laki-laki, yakni sebanyak 340 orang, sementara 22 tersangka lainnya adalah perempuan.

Adapun total barang bukti yang berhasil disita dari seluruh wilayah hukum Polda Kalsel meliputi: Sabu 12.534,80 Gram (sekitar 12,5 Kilogram), Ekstasi 183 Butir, Carnophen 133 Butir, Psikotropika 368 Butir, dan Daftar G 6.344 Butir

Sementara Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, S.I.K., M.M. menyampaikan, di antara ratusan pengungkapan tersebut, pihaknya berhasil membongkar satu kasus yang sangat menonjol di kawasan Pelabuhan Trisakti, tepatnya di Jalan Barito Hilir, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin.

Berawal dari informasi berharga yang diberikan oleh masyarakat, penyidik melakukan pendalaman, pengolahan data, hingga penindakan langsung di tempat kejadian perkara (TKP). Dalam operasi tersebut, polisi meringkus dua orang tersangka berinisial DD dan HY yang merupakan warga luar daerah asal Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.

Dari tangan kedua pelaku, petugas menyita 10 paket sabu dengan berat bersih mencapai 9.548,55 gram (9,5 Kg). Berdasarkan hasil interogasi dan pengembangan, kedua kurir ini merupakan bagian dari jaringan besar antarprovinsi yang menghubungkan jalur Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Banjarmasin. Luar biasanya, jaringan ini terkonfirmasi terafiliasi dengan gembong narkotika internasional, Fredy Pratama.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) (tertulis Pasal 609 ayat 2 pada rilis), serta Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Keberhasilan penggagalan peredaran gelap narkoba ini membawa dampak masif bagi perlindungan masyarakat Kalimantan Selatan. Total barang bukti yang disita diperkirakan memiliki nilai ekonomis mencapai Rp 22.814.090.000,- (Dua puluh dua miliar delapan ratus empat belas juta sembilan puluh ribu rupiah).

Lebih dari sekadar nilai materi, tindakan nyata Polda Kalsel ini diklaim berhasil menyelamatkan 64.521 orang dari bahaya ketergantungan narkotika. Selain itu, operasi ini juga berhasil menghemat biaya rehabilitasi negara maupun masyarakat hingga sebesar Rp 322.605.000.000,- (Tiga ratus dua puluh dua miliar enam ratus lima juta rupiah).

Melalui momentum keberhasilan Operasi Antik Intan 2026 ini, Ditresnarkoba Polda Kalsel terus menggaungkan komitmen bersama untuk memerangi narkoba demi mewujudkan Indonesia Emas yang bersih dari narkotika.

Berita terkait

Lahan Pertanian di Semenanjung Nusaniwe Kota Ambon Menjanjikan. PPL Bersama Petani Tancap Gas

Lahan Pertanian di Semenanjung Nusaniwe Kota Ambon Menjanjikan. PPL Bersama Petani Tancap Gas

Ambon-Spektroon: Potensi dan sumber daya alam pada desa desa pesisir di semenanjung nusaniwe Kota Ambon cukup menjanjikan, bila dikelola secara baik akan memberikan manfaat besar bagi peningkatan dan Kesejahteraan masyarakat. Selain sektor perikanan, sektor pertanian juga tidak kalah penting, bahkan sangat berpeluang untuk mendukung ketahanan pangan lokal , termasuk tanaman holtikultura

Polin, Pelinus Latuheru
PWI Kabupaten Bogor Tebar Literasi Media hingga Pelosok Desa Lewat Safari Jurnalis

PWI Kabupaten Bogor Tebar Literasi Media hingga Pelosok Desa Lewat Safari Jurnalis

Cibinong-Spektroom: Upaya meningkatkan literasi media dan pemahaman masyarakat terhadap dunia jurnalistik terus digencarkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor. Melalui program Safari Jurnalis 2026, organisasi profesi wartawan tersebut menyambangi Kecamatan Sukajaya untuk memperkuat sinergi antara pers, pemerintah, dan masyarakat sekaligus mendorong keterbukaan informasi publik hingga ke tingkat desa. Kegiatan yang

Polin, Anggoro AP