Polisi dan Keluarga Bersinergi, ODGJ di Palangka Raya Jalani Perawatan Medis

Polisi dan Keluarga Bersinergi, ODGJ di Palangka Raya Jalani Perawatan Medis
Personil Polsek dan Keluarga saat serahkan ODGJ di RS Kalawa Atei. (Foto: Dok.Polsek)

Palangka Raya-Spektroom: Sinergi antara aparat kepolisian, keluarga, dan tenaga kesehatan terlihat dalam proses penanganan seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayah Palangka Raya, Kamis (14/5/2026).

Dengan pendekatan humanis, personel Polsek Pahandut mendampingi proses penyerahan pasien ke RS Kalawa Atei untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Penanganan dilakukan setelah ODGJ tersebut sempat menimbulkan keresahan warga dan diduga mengancam masyarakat di lingkungan sekitar. Namun proses evakuasi berlangsung aman dan tertib karena dilakukan secara persuasif dengan melibatkan pihak keluarga serta tenaga medis.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah situasi itu tidak hanya menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi keluarga pasien maupun warga sekitar. Polisi memastikan seluruh proses berjalan tanpa tindakan represif agar kondisi tetap kondusif.

Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hertanto mengatakan, pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat sekaligus memastikan pasien memperoleh hak atas layanan kesehatan.

“Kami melakukan pendampingan secara humanis bersama pihak terkait agar situasi tetap kondusif dan yang bersangkutan bisa segera mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.

Selain melakukan pengamanan, personel kepolisian juga mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan. Masyarakat diminta menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada petugas dan tenaga medis yang berkompeten.

Langkah cepat yang dilakukan Polsek Pahandut menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman di kawasan perkotaan yang memiliki dinamika sosial cukup tinggi. Di sisi lain, penanganan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian terhadap hak ODGJ untuk mendapatkan proses pemulihan melalui layanan medis yang layak.

Bagi keluarga pasien, proses pendampingan yang dilakukan aparat memberikan ketenangan tersendiri. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan pasien dapat menjalani perawatan dengan baik dan segera memperoleh penanganan yang sesuai demi proses pemulihan kesehatannya. (Polin-Aga)

Berita terkait

Rashdul Qiblat 15-16 Juli 2026, Kemenag Sawahlunto Ajak Masyarakat Cek Ulang Arah Kiblat Secara Serentak

Rashdul Qiblat 15-16 Juli 2026, Kemenag Sawahlunto Ajak Masyarakat Cek Ulang Arah Kiblat Secara Serentak

Sawahlunto–Spektroom : Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena Rashdul Qiblat pada 15 dan 16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB untuk melakukan pengecekan sekaligus memastikan kembali ketepatan arah kiblat masjid, musala hingga rumah tinggal. Ajakan tersebut disampaikan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kemenag Kota Sawahlunto,

Riswan Idris, Rafles
Satu Abad Ali Sadikin Diperingati, Pramono: Seni dan Budaya Harus Jadi Identitas Jakarta Global

Satu Abad Ali Sadikin Diperingati, Pramono: Seni dan Budaya Harus Jadi Identitas Jakarta Global

Jakarta – Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperingati 100 tahun kelahiran mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026). Momen tersebut menjadi penghormatan atas kontribusi Ali Sadikin yang dinilai berhasil meletakkan fondasi pembangunan Jakarta melalui penguatan sektor seni, budaya, dan

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
ссс