Politeknik Negeri Ujung Pandang Laksanakan Pemilihan Direktur Periode 2025-2029

Politeknik Negeri Ujung Pandang Laksanakan Pemilihan Direktur Periode 2025-2029

Spektroom.id Politeknik Negeri Ujung Pandang, adalah perguruan tinggi negeri dengan akreditasi Baik Sekali (2023) hari Rabu 26 Juni 2025 melaksanakan Pemilihan Direktur, bertempat di Lantai 3 Aula Direktorat PNUP.

Pemilihan Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang tahun ini adalah yang ke-9 sejak berdirinya PNUP tahun 1987. Adapun empat peserta pemilihan tahap pertama ini diikuti Prof.Ahmad Rizal Sultan, ST, MT, PH.D., Prof. Dr. Jamal, ST, MT., Prof.Dr.Ir.Muhammad Arsyd, MT., dan Prof.Rusdi Nur, S.ST, MT, PH.D.

Pemilihan tahap pertama akan menentukan tiga besar yang akan mengikuti pemilihan tahap ke-2 dan pada tahap ke-2, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi mempunyai nilai suara 35%. Dalam hal ini, Menteri turut menentukan Diraktur terpilih, melalui suara 35%. 

Berita terkait

Pemkot Ambon dan Majelis Latupati Siap Bentuk Mahkamah Adat Lewat Koordinasi dengan Kementerian Hukum

Pemkot Ambon dan Majelis Latupati Siap Bentuk Mahkamah Adat Lewat Koordinasi dengan Kementerian Hukum

Jakarta-Sprktroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Majelis Latupati Kota Ambon terus mematangkan rencana pembentukan Mahkamah Adat sebagai lembaga penyelesaian sengketa di negeri-negeri adat. Upaya tersebut kini memasuki tahap koordinasi dengan Kementerian Hukum untuk memperkuat dasar hukum dan pengakuan terhadap sistem peradilan adat di Maluku. Ketua Majelis Latupati Kota Ambon, Reza

Eva Moenandar, Bian Pamungkas
Yayasan Kolase gelar Klinik Jurnalistik dan Kolase Jurnalis Camp (KJC) 2026

Yayasan Kolase gelar Klinik Jurnalistik dan Kolase Jurnalis Camp (KJC) 2026

Pontianak,Spektroom — Yayasan Kolase bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil dan komunitas lingkungan menggelar Klinik Jurnalistik dan Kolase Jurnalis Camp (KJC) 2026 menandai peringatan Hari Mangrove Internasional, sebagai upaya mendorong lahirnya karya jurnalistik yang lebih konstruktif dalam mengangkat isu lingkungan, khususnya ekosistem mangrove di Kalimantan Barat. Program digelar dalam rangka Hari

Apolonius Welly, Bian Pamungkas
ссс