Polres Landak dan Tim Terpadu Pantau Harga Sembako hingga Distribusi BBM-LPG
Landak-Spektroom : Kepolisian Resor (Polres) Landak bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumdag) Kabupaten Landak melakukan pemantauan langsung terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi gejolak harga serta menjaga stabilitas pasokan kebutuhan masyarakat di tengah dinamika ekonomi daerah.
Pemantauan yang berlangsung di sejumlah titik perdagangan tersebut dipimpin Wakapolres Landak Kompol Syaiful Bahri didampingi Kabag Ops Polres Landak Kompol Imbang Sulistyono, Kepala Bidang Perdagangan Diskumdag Kabupaten Landak Wensislaus Joko, serta personel Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Landak.
Dalam kegiatan tersebut, tim mengecek langsung harga sejumlah komoditas strategis yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, seperti beras premium, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, ikan, bawang merah, bawang putih, hingga cabai.
Selain memastikan harga masih berada dalam batas wajar, petugas juga memeriksa ketersediaan stok dan kelancaran distribusi barang agar tidak terjadi kekosongan pasokan di pasar.
Tidak hanya fokus pada kebutuhan pokok, tim gabungan juga melakukan pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar serta Liquefied Petroleum Gas (LPG).
Pemantauan dilakukan hingga ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna memastikan distribusi energi berjalan normal dan tidak menimbulkan antrean panjang yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari menegaskan pengawasan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program pengendalian inflasi yang menjadi perhatian pemerintah pusat maupun daerah.
Menurutnya, aparat kepolisian akan terus memantau perkembangan harga dan distribusi kebutuhan masyarakat.
Jika ditemukan indikasi penimbunan, kelangkaan buatan, atau praktik perdagangan yang melanggar aturan, pihaknya memastikan akan mengambil langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Diskumdag Kabupaten Landak Wensislaus Joko menilai sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar.
Ia mengatakan data hasil pemantauan lapangan akan menjadi dasar evaluasi untuk menentukan langkah antisipatif apabila terjadi lonjakan harga atau gangguan distribusi.
Sebagai tindak lanjut, Polres Landak juga menginstruksikan seluruh jajaran Polsek untuk melakukan pemantauan rutin di pasar-pasar wilayah masing-masing.
Data yang dihimpun akan diperbarui secara berkala sehingga potensi kelangkaan barang maupun kenaikan harga dapat dideteksi lebih dini.
Langkah pengawasan terpadu ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah, menekan laju inflasi, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa kebutuhan pokok, BBM, dan LPG tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.