Polres Melawi Perkuat Peran Pembina Pramuka, Fokus pada Karakter Generasi Muda
Melawi-Spektroom : Upaya membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter terus diperkuat oleh Polres Melawi.
Melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas), institusi ini menggelar kegiatan penguatan kapasitas pembina Pramuka di SD Swasta Muhammadiyah Nanga Pinoh, Sabtu (04/04/2026) pagi.
Kegiatan ini tidak sekadar pelatihan teknis, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi para pembina untuk memperkuat peran strategis mereka dalam membentuk karakter anak sejak dini.
Di tengah tantangan era digital yang kian kompleks, Pramuka dinilai tetap relevan sebagai wadah pendidikan nonformal yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan.
Dipimpin oleh Aiptu Supar’am selaku PS Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Melawi, kegiatan ini diikuti para pembina Pramuka yang aktif membina golongan Siaga dan Penggalang.
Dalam suasana interaktif, peserta mendapatkan pembekalan terkait teknik dan pola pembinaan yang adaptif serta sesuai dengan perkembangan zaman.
Materi yang disampaikan mencakup metode pembinaan efektif, pendekatan edukatif kepada peserta didik, hingga strategi menanamkan nilai karakter melalui kegiatan kepramukaan.
Tidak hanya itu, aspek kedisiplinan juga ditekankan melalui pemahaman penggunaan seragam dan atribut Pramuka yang sesuai dengan ketentuan.
Menurut Aiptu Supar’am, pembina Pramuka memegang peran penting sebagai ujung tombak pembentukan karakter generasi muda.
Karena itu, peningkatan kapasitas pembina menjadi langkah krusial agar proses pembinaan berjalan optimal dan berdampak nyata.
“Pembina Pramuka bukan hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan.
Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para pembina memiliki pemahaman yang baik dan mampu menerapkannya dalam proses pembinaan,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kegiatan kepramukaan dapat menjadi sarana efektif dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan, termasuk penyalahgunaan teknologi dan pergaulan bebas.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Mereka menilai pelatihan semacam ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pembinaan di tingkat sekolah, terutama dalam menghadapi karakter peserta didik yang semakin beragam.
Dengan adanya penguatan kapasitas ini, Polres Melawi berharap para pembina Pramuka dapat menjadi agen perubahan di lingkungan pendidikan.
Tidak hanya mencetak generasi yang cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, kemandirian, dan semangat nasionalisme yang kuat.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendekatan edukatif dan humanis, dimulai dari lingkungan sekolah.