Pontianak Siap Jadi Panggung Asia, AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 Digelar Mei
Pontianak-Spektroom : Kalimantan Barat bersiap mencuri perhatian Asia. Untuk pertama kalinya, Pontianak dipercaya menjadi tuan rumah ajang bergengsi AVC Men’s Volleyball Champions League 2026, turnamen yang mempertemukan klub-klub elit bola voli putra dari berbagai negara di kawasan Asia.
Digelar pada 13 hingga 17 Mei 2026 di GOR Terpadu A. Yani, ajang ini tak sekadar pertandingan olahraga. Ini adalah panggung besar yang membawa nama Kalimantan Barat ke level internasional, sekaligus momentum strategis mendorong sport tourism di wilayah tersebut.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, menegaskan kesiapan penuh dari sisi pengamanan dan fasilitas. Ia menyebut penunjukan Pontianak sebagai tuan rumah adalah kehormatan besar yang harus dijawab dengan profesionalisme.
“Ini bukan sekadar turnamen. Ini adalah kesempatan bagi Kalbar menunjukkan diri sebagai tuan rumah berstandar internasional. Kami siap mengawal seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan aman, tertib, dan sukses,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Turnamen akan berlangsung dengan sistem gugur yang menjanjikan tensi tinggi sejak hari pertama.
Pada 13 Mei, laga pembuka mempertemukan Jakarta Bhayangkara Presisi melawan Zhayik VC, disusul duel panas antara Al Rayyan dan raksasa Korea Selatan, Hyundai Capital Skywalkers.
Pemenang dari dua pertandingan tersebut akan saling berhadapan di semifinal pertama pada 16 Mei.
Sementara itu, pertandingan 14 Mei menghadirkan Republic of SV League melawan Nakhonratchasima Qmin C VC, serta duel antara Foolad Sirjan Iranian menghadapi wakil tuan rumah lainnya, Garuda Jaya.
Para pemenang akan bertemu di semifinal kedua yang juga digelar 16 Mei.
Puncak turnamen berlangsung pada 17 Mei, diawali dengan perebutan tempat ketiga sebelum laga final yang akan menentukan juara Asia tahun ini.
Kehadiran klub-klub besar seperti Hyundai Capital Skywalkers dipastikan menjadi magnet utama.
Ditambah lagi partisipasi Jakarta Bhayangkara Presisi yang membawa harapan publik tuan rumah, atmosfer GOR Terpadu A. Yani diprediksi akan dipenuhi ribuan penonton.
Tak hanya soal olahraga, ajang ini juga diyakini memberi dampak ekonomi signifikan. Sektor perhotelan, kuliner, hingga transportasi lokal diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas selama turnamen berlangsung.
Dengan persiapan matang dan dukungan masyarakat, Pontianak kini bersiap membuktikan diri sebagai tuan rumah yang tidak hanya sukses menyelenggarakan event internasional, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi dunia.