PP HBA Indonesia Siapkan Standarisasi Kuda Kompetisi Nasional, Open Class HBA Resmi Diluncurkan

PP HBA Indonesia Siapkan Standarisasi Kuda Kompetisi Nasional, Open Class HBA Resmi Diluncurkan
Foto desain grafis PP HBA - Pordasi

Bogor–Spektroom : Pengurus Pusat (PP) Horseback Archery Indonesia (HBA) resmi membuka Open Class – Kelas Kejuaraan Kuda Horseback Archery (HBA) dalam rangkaian Liga Memanah Berkuda Indonesia (LMBI) Series 3 Tahun 2026 yang akan digelar di Al Kahfi Stable, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/8/2026).

Kelas baru ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan olahraga memanah berkuda di Indonesia. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, Open Class juga difokuskan sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas, prestise, dan standarisasi kuda yang digunakan dalam olahraga Horseback Archery.

Selain memperebutkan hadiah total Rp15 juta, seluruh kuda peserta akan mengikuti proses Sertifikasi Kuda HBA berdasarkan standar teknis yang telah ditetapkan PP Horseback Archery Indonesia.

Proses penilaian akan dilakukan oleh Coach Numair, Dewan Juri LMBI yang juga merupakan IHAA Judge Level 1 serta peraih Juara I Kejuaraan Yabusame di Jepang, sehingga diharapkan menghasilkan standar penilaian yang kredibel dan diakui dalam pengembangan Horseback Archery nasional.

Ketua PP Horseback Archery Indonesia, Deri Asta, melalui pesan WhatsAppnya kepada Spektroom.co.id Rabu (8/7/2026) mengatakan bahwa Open Class bukan sekadar perlombaan, melainkan langkah strategis untuk membangun ekosistem olahraga berkuda panahan yang lebih profesional.

"Open Class kami hadirkan sebagai kelas kejuaraan khusus untuk mengangkat kualitas dan prestise kuda Horseback Archery Indonesia. Selama ini perhatian lebih banyak tertuju kepada atlet, padahal kualitas kuda merupakan faktor yang sangat menentukan dalam sebuah kompetisi. Karena itu, kami mulai membangun sistem penilaian dan sertifikasi agar lahir standar kuda HBA nasional yang unggul, aman, kompetitif, dan mampu bersaing hingga level internasional," ujar Deri Asta.

Menurutnya, keberadaan sertifikasi tersebut juga akan memberikan nilai tambah bagi para pemilik dan peternak kuda.

"Kami ingin mendorong para breeder, stable, maupun pemilik kuda untuk meningkatkan kualitas pembinaan. Kuda yang memperoleh sertifikasi HBA nantinya memiliki rekam jejak kemampuan yang jelas sehingga dapat menjadi referensi dalam pembinaan atlet maupun pengembangan industri Horseback Archery di Indonesia," jelasnya.

Deri menambahkan bahwa Open Class diharapkan menjadi momentum lahirnya bibit-bibit kuda HBA terbaik nasional.

"Kami mengajak seluruh komunitas Horseback Archery untuk tidak hanya berlatih, tetapi juga membuktikan kualitas kudanya melalui Open Class. Ini adalah bagian dari sejarah perkembangan Horseback Archery Indonesia menuju olahraga yang semakin profesional dan berstandar internasional," tegasnya.

Pada Open Class ini, panitia menyediakan total hadiah Rp15.000.000, dengan rincian Juara I Rp7.500.000, Juara II Rp5.000.000, dan Juara III Rp2.500.000, disertai sertifikat penghargaan.

Sementara itu, secara keseluruhan LMBI Series 3 memperebutkan total hadiah Rp45 juta serta medali dan sertifikat. Kompetisi mempertandingkan enam kategori, yakni Women Class Circle Track, Junior Class Raid 233, Junior Circle Track, Amateur Raid 233, Professional Tower 90, serta Open Class Skirmish 90.

Pendaftaran dibuka sejak 30 Juni hingga 10 Agustus 2026, dengan kuota peserta terbatas. Penyelenggara menegaskan pendaftaran akan ditutup lebih awal apabila kuota telah terpenuhi.

Ajang ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Blue Blood Stable, Dragon Transport, PP PORDASI, LMBI, dan Al Kahfi Stable sebagai tuan rumah pelaksanaan. (Ris1)

Berita terkait

Politeknik Pertanian Pangkep dan Mitra PP Komit Jalin Kolaborasi Virtual Touring Bersama Disparpora Kabupaten Maros

Politeknik Pertanian Pangkep dan Mitra PP Komit Jalin Kolaborasi Virtual Touring Bersama Disparpora Kabupaten Maros

Pangkep-Spektroom : Politeknik Pertanian Pangkajene Kepulauan (Politani Pangkep) terus mendorong pemanfaatan hasil penelitian melalui inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi program Virtual Touring Diseminasi Hasil Penelitian bersama Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Pemerintah Kabupaten Maros, dengan pendampingan mitra pendukung komunitas IT, PP Komit Andi

Nur Jalil Sultan, Julianto
Bodewin Tegaskan Tak Boleh Ada Diskriminasi, Semua Warga Ambon Berhak Dapat Pelayanan yang Sama

Bodewin Tegaskan Tak Boleh Ada Diskriminasi, Semua Warga Ambon Berhak Dapat Pelayanan yang Sama

Ambon-Spektroom : Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Ambon wajib mengintegrasikan prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) dalam setiap pelayanan publik. Penegasan itu disampaikan saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Focal Point Hak Asasi Manusia (HAM) di The City Hotel, Kecamatan Sirimau, Jumat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Dinsos Ambon Ajak Warga Segera Aktifkan IKD, Bansos Tepat Sasaran Dimulai dari Data Akurat

Dinsos Ambon Ajak Warga Segera Aktifkan IKD, Bansos Tepat Sasaran Dimulai dari Data Akurat

Ambon-Spektroom : Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai langkah penting dalam mewujudkan data kependudukan yang akurat sekaligus memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, dr. Wendy Pelupessy, kepada wartawan usai menghadiri Pelatihan Peningkatan

Eva Moenandar, Julianto